Skip to main content

Performa Terkini Pesawat dibedah AirNav Indonesia Makassar

Performa Terkini Pesawat dibedah AirNav Indonesia Makassar
Kegiatan Familirisasi Aircraft Performance Kepada Atc  Airnav Indinesia Cabang Makassar, Selasa (19/2/2019). (IST)

KABAR.NEWS, Maros - Dengan komitmen memberi pelayanan terbaik bagi pengguna jasa udara,  AirNav Indonesia terus berbenah diri dalam menghadapi perkembangan pelayanan jasa penerbangan. 


Mengingat persaingan global akan semakin ketat dalam beberapa waktu kedepan, apalagi bagi AirNav yang mendedikasikan diri sebagai perusahaan pemberian jasa pelayanan penerbangan.


Baca juga: Hadirkan Wisata Halal Toraja, Pemprov Sulsel Sasar Wisman Timur Tengah

Dalam kegiatan yang dihelat mulai Selasa (19/2/2019) hingga Rabu 20 Februari 2019 besok, AirNav Indonesia Cabang MATSC telah mendatangkan narasumber praktisi dunia penerbangan, yaitu perwakilan Ikatan Pilot Indonesia (IPI) dari Sriwijaya Air Capt. Washy A. Tolani dan dari Lion Air Capt. Kresna Aji Asvino.

 
Kedua narasumber ini dipertemukan dengan para pemandu lalu lintas udara, atau dikenal sebagai Air Traffic Controller (ATC) Cabang MATSC, Palu dan luwuk.

 
Pada diskusi yang berlangsung itu, dipaparkan beberapa pengetahuan seputar performa terkini dari sebuah pesawat udara. Hal itu berawal dari perbedaan latar belakang masing - masing ATC dikarenakan banyaknya tenaga ATC baru yang ditempatkan di MATSC tersebut.


a

Tidak hanya itu, beberapa diantara para ATC tersebut berasal dari daerah kecil, di mana hanya pesawat berbadan kecil yang dilayani sebelumnya. Sedangkan di MATSC berbagai macam jenis pesawat dapat ditemui dan dilayani selama 24 jam. Keadaan itu tentu membuat adanya semacam Culture Shock bagi sebagian ATC yang baru.

 

Melihat hal itu, General Manager Cabang MATSC Novy Pantaryanto berinisiatif untuk melakukan tindakan guna mengikis perbedaan persepsi dan pelayanan, serta memupuk pengetahuan bagi pegawai ATC baru agar sama dengan pegawai ATC MATSC yang sudah berpengalaman.


 “Seperti diketahui bahwa berbagi jenis pesawat udara memiliki karakteristiknya masing - masing, sehingga perlakuan dan pemberian pelayanannyapun akan sangat berpengaruh bagi operasional dan manuver dari pesawat udara tersebut,” katanya melalui rilis, Selasa (19/2/2019).


Lebih lanjut dia menjelaskan, disinilah seorang ATC dituntut untuk memahami karakteristik masing – masing pesawat, agar tidak terjadi standar pelayanan yang berbeda yang diberikan oleh ATC.

 

“Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa moda transportasi udara adalah jenis moda transportasi yang sangat diperhatikan dari segi keamanannya (safety), sehingga apapun yang berhubungan dengan hal itu mempunyai standar perlakuan khusus,” Lanjutnya.

 

Sebagaimana misi AirNav Indonesia lanjut Novy, ‘Menyediakan Layanan Lalu Lintas Penerbangan yang Mengutamakan Keselamatan, Nyaman dan Ramah Lingkungan Demi Memenuhi Ekspetasi Pengguna Jasa’, dengan luas wilayah tanggung jawab mencapai  2/3 dari luas wilayah udara Indonesia, maka hal ini menjadi begitu penting untuk diketahui bagi semua ATC di MATSC.

 

“Mengingat bahwa MATSC adalah salah satu dari pusat pengendalian lalu lintas udara di wilayah timur Indonesia, maka pelayanan prima terhadap pengguna jasa penerbangan harus tetap terjaga. Maka tujuan dari diadakannya kegiatan ini, adalah agar persamaan persepsi antara pemberi jasa dengan pengguna jasa dapat tercipta,” terangnya.


Baca juga: "Saya akan melihat ke atas" tulis Galih Andika Sebelum Hilang di Gunung Bawakaraeng

Sementara itu kata Novy, pemberian pelayanan lalu lintas penerbangan dalam wilayah kendali AirNav Indonesia harus perpijak pada kepuasan dari pengguna jasa penerbangan di ruang udara Indonesia secara keseluruhan, selain dari sisi keselamatan (safety) yang secara mutlak menjadi dasar pelayanan AirNav Indonesia.

 

  • Asiz

 

loading...