Skip to main content

Pererat Silaturahmi, Maekpa FE UNM Gelar Bazar di Warunk Soqta

Pererat Silaturahmi, Maekpa FE UNM Gelar Bazar di Warunk Sokta
Mahasiswa pencinta Alam Fakultas Ekonomi UNM melakukan silaturahmi. (IST)

KABAR.NEWS,Makassar - Untuk mempererat silaturahmi, pengurus Mahasiswa pencinta Alam Fakultas Ekonomi UNM gelar bazar di Warunk Soqta, Sabtu (17/2/2019) kemarin.


Ketua Maekpa, Muhamad Yusuf mengatakan selain dalam rangka pencarian dana kegiatan Didikan dasar (Diksar) kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dengan sesepuh dan pendiri  Maekpa serta Komunitas pencinta alam yang ada di Makassar.


"Rencananya kegiatan tersebut akan dilangsunhkan pada bulan maret mendatang, sehingga acara ini dilaksanakan sebagai media sosialisasi untuk menyampaikan bahwa akan ada diksar yang akan dilaksanakan,"

 

Dalam diksar kali ini, Ia menargetkan dapat merektrut 25 mahasiswa baru jurusan fakultas ekonomi UNM. "Allhamdulilah yang sudah mendaftar untuk ikut diksar itu sekitar 15 orang, kami menargetkan untuk tahun kami dapat merekrut sekitar 25 orang," 

 

Adapun kriteria yang diingkan oleh Apung sapaan akrabnya adalah kader yang bisa menjadi petarung, militan dan punya wawasan luas tentang ekologi.

 

"Sesuai dengan tema diksar tahun ini yaitu tabah, teguh, tangguh Maka dari itu kami mencari kader yang petarung, militan serta berintelektual," katanya.

 

Selain melakukan didikan dasar, Maikpa juga telah melaksanakan kegiatan menanam pohon yang dilaksanakan serentak di Indonesia oleh komunitas pencinta alam.

 

"Salah satu kegiatan kami itu yang telah kami laksanakan yaitu  ikut serta dalam gerakan menanam pohon 22.000 se- indonesia  dan 200 pohonnya ditanam oleh Maikpa di Sulsel, khususnya di daerah Barru," jelasnya.

 

Langkah tersebut kata ia menjadi aksinyata dari Maikpa, sebab katanya hutan yang ada di Sulsel mulai gundul karena pembalakan liar yang dilakukan oleh masyarakat.

 

"Selain menanam pohon kami juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang wawasan ekeologi sebab Melihat fenomena beberapa hari terakhir ini masyarakat kita kurang sadar akan bahaya kerusakan lingkungan," tandasnya


 

 

 

 

loading...