Penyekatan Perbatasan, Dishub Makassar Akan Periksa KTP

Dishub Makassar mengerahkan 10 personel di pintu masuk perbatasan.

Penyekatan Perbatasan, Dishub Makassar Akan Periksa KTP
Ilustrasi pemudik. (Foto: Dokumen KABAR.NEWS)






KABAR.NEWS, Makassar - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar akan menyiapkan personel untuk melakukan penyekatan di wilayah perbatasan Gowa dan Maros. Hal ini diungkap Kepala Dishub Kota Makassar, Mario Said.

Mario Said mengatakan pihaknya sudah berkoodinasi dengan Dishub Sulsel terkait penyekatan sistem penyekatan di perbatasan wilayah. Sebab mengingat, pemberlakuan pembatasan mudik akan mulai berlaku pada 6 Mei 2021.

Kendati demikian, hanya warga Makassar, Maros, Gowa, dan Takalar (Mamminasata) yang diperbolehkan untuk keluar masuk kota Makassar. 


"Sebenarnya selama ini menyangkut masalah batas untuk penyekatan itu kemarin kita di provinsi sudah dibicarakan. Terakhir kami sudah bicara dengan Dishub Provinsi bahwa ada dua tempat batas yang dilakukan penyekatan, yaitu batas Gowa dan Maros," ujar Mario di Balai Kota Makassar, Selasa (4/5/2021). 


Namun kata Mario, pihaknya akan menyiapkan personil hingga 10 saja. Hal ini, kata ia, penanganan tersebut akan dilakukan oleh Dishub Provinsi bersama pihak kepolisian. 

"Kami pada kesempatan tersebut cuma diminta untuk membantu personil, membantu untuk memback up bersama mungkin dengan kepolisian. Sebenarnya kami menunggu dari pihak provinsi, hanya kami sebenarnya sudah mempersiapkan personil, 10 personel di dua posko setiap hari," paparnya

Lebih lanjut, Mario mengatakan untuk mengetahui pembolehan masuk ke Kota Makassar akan memungkinkan pemeriksaan KTP kembali. Olehnya itu, warga di luar kota Makassar diimbau tak melakukan perjalanan agar tak diminta putar balik.

 

"Mungkin lewat KTP saja, artinya memang kalau dia KTPnya orang Maros, orang Gowa, Orang Takalar masih memungkinkan dia masuk ke Makassar, juga masih memungkinkan dia kembali ke sana," pungkas Mario

Penulis: Fitria Nugrah Madani/B