Penyekatan Mudik, Warga Ber-KTP Jeneponto Boleh Masuk Butta Turatea

Disampaikan Dinas Kesehatan Jeneponto

Penyekatan Mudik, Warga Ber-KTP Jeneponto Boleh Masuk Butta Turatea
Personel TNI-Polri berjaga di posko penyekatan mudik di perbatasan Kabupaten Jeneponto-Takalar, Sulsel, Kamis (6/5/2021). (KABAR.NEWS/Akbar Razak)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Warga Kabupaten Jeneponto, Sulsel, dipersilahkan keluar-masuk ke daerah berjuluk Butta Turatea ini meski ada larangan mudik dari pemerintah pusat.


Syaratnya, setiap warga yang ingin masuk ke daerah ini harus memperlihatkan KTP bahwa dirinya memang berdomisili tinggal di Kabupaten Jeneponto. Hal itu diujarkan Kabid P2P Dinas Kesehatan Jeneponto, Suryaningrat. (Baca juga: Masuk Jeneponto, 3 Pengendara Putar Balik karena Tolak Tes Swab)


"Kalau penduduk Jeneponto silahkan lewat. Jika diperiksa KTP-nya dan memang tinggal di Jeneponto kita akan loloskan, kan bukan mudik namanya," kata Suryaningrat dalam keterangan tertulis, Jumat (7/5/2021).


Hanya saja, kata dia, kebijakan ini tak semua berlaku bagi seluruh pemudik asal Jeneponto. Meski mereka warga Jeneponto, namun KTP-nya berdomisili Makassar dan daerah lainnya, maka mereka diminta putar balik.


"Kecuali orang Jeneponto tapi ber-KTP Makassar, itu baru disuruh putar balik," singkat Karaeng Bamba sapaannya.


Suryaningrat membeberkan, jika orang yang berdomisili asli Jeneponto bisa lolos tanpa harus melalui serangkaian proses pemeriksaan, salah satunya tes negatif Covid-19. (Baca juga: Penyekatan Mudik, Pekerja yang Masuk Jeneponto Wajib Tes Antigen)


"Tentunya kalau orang Jeneponto kita persilahkan lewat tanpa swab," pungkasnya.


Penulis: Akbar Razak/B