Skip to main content

Penjelasan Dansat Brimob Soal Anggotanya Dituding Penadah Motor Curian

brimob polda
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Adeni Muhan Dg Pabali. (IST)

KABAR.NEWS, Makassar - Tudingan terhadap salah satu oknum anggota Brimob yang kerap disapa Abang sebagai penadah motor hasil curian di Makassar, membuat Komandan Satuan Brim0b Polda Sulsel, Kombes Pol Adeni Muhan Dg Pabali angkat bicara.

Kombes Pol Adeni Muhan menegaskan, anggotanya tidak mengetahui bahwa sepeda motor itu merupakan hasil kejahatan. "Anggota tidak tahu kalau motor tersebut merupakan hasil curian," tegasnya kepada KABAR.NEWS, Jumat (14/9/2018).

Dia menjelaskan, tersangka dan oknum anggota sudah saling kenal. Dimana saat itu tersangka membutuhkan dana Rp 1 juta. Lantaran keduanya sudah saling kenal, hati anggotanya terkutik lalu membantu meminjamkan uang, tapi dengan jaminan sepeda motor.

Namun anggota tidak mengetahui bahwa motor tersebut merupakan hasil curian. "Rencananya lima hari kemudian akan dikembalikan (uang) dan anggota saya tidak tahu kalau itu motor curian," terangnya.

Meski demikian, anggota Brimob tersebut akan diperiksa untuk mencari tahu kebenarannya. "Anggota sudah di proses di Provost Brimob dan motornya sudah saya perintahkan untuk diserahkan ke Polres Pelabuhan," pungkasnya.

Sebelumnya, kasus ini mulai terungkap setelah personel gabungan Polres Pelabuhan meringkus Saripudin (39) warga Jalan Tinumbu, Syamsul alias Tuan Muda (35) warga Jalan Barawaja dan Syahril alias Calli (32) warga Jalan Barawaja Kota Makassar. Ketiganya menjual motor hasil curian ke salah satu oknum Brimob yang kerap disapa Abang.

  • Lodi Aprianto