Pengusaha Restoran dan Hotel Diimbau Hindari Calo Dana Hibah

Sebanyak Rp 48 M digelontorkan Pemerintah Pusat untuk Makassar

Pengusaha Restoran dan Hotel Diimbau Hindari Calo Dana Hibah
Ilustrasi

KABAR.NEWS, MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mendapatkan dana hibah untuk para pelaku usaha restoran dan hotel dalam rangka pemulihan ekonomi akibat dampak Pandemi Covid-19. Sebanyak Rp 48 M digelontorkan Pemerintah Pusat untuk Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata (Dispar). 

Olehnya itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Rusmayani Madjid mengimbau agar pengusaha restoran dan hotel tak menggunakan jasa calo. 

Sebab kata Maya, pendaftaran untuk penerimaan dana hibah yang akan diberikan murni berdasarkan hasil persyaratan yang telah ditetapkan Pemerintah Pusat. 

"Kami menekankan jangan pakai calo karena sepanjang semua  memenuhi syarat pasti akan terima tidak perlu pakai calo dan sebagainya. Dan tidak ada mengeluarkan uang," ucap Maya di Kantor Dispar Kota Makassar, Jalan Urip Sumoharjo, Senin (16/11/2020).

Maya juga mengatakan pihaknya akan membentuk Tim Bagian Pembantu (Helping Desk) untuk melakukan verifikasi berkas pada hotel dan restoran yang mengajukan sebagai penerima. 

Adapun yang terlibat untuk membantu yakni Dispar, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Inspektorat, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Bahkan juga melibatkan tim penegakan hukum seperti Polres dan Kejaksaan. 

"Kita akan yang membentuk helping desk di dispar yang beranggotakan dispar Bapenda, inspektorat PHRI kita minta polres dan kejaksaan untuk mereview semua usulan hotel yang masuk di Dispar," sebutnya

Dari masing-masing yang terlibat dalam Tim Helping Desk tersebut, Maya mengatakan telan berbagi tugas untuk mereview semua calon penerima. 

Sehingga lanjut Maya, penerima dana hibah tersebut tidak salah sasaran

"Teknisnya mereka bawa berkas, kita verifikasi. Bapenda menghitung inspektorat liat apakah sudah sesuai persyaratan, PHRI juga sebagai saksi Polrestabes dan kejaksaan kita libatkan dari awal supaya tidak salah sasaran," tandasnya

Penulis: Fitria Nugrah Madani/B