Pengurus PKS Jeneponto Siap Diverifikasi Faktual

- Hadapi Pemilu 2024

Pengurus PKS Jeneponto Siap Diverifikasi Faktual
Ketua DPC Partai PKS Jeneponto Tahal Fasni. (KABAR.NEWS/Akbar Razak).






KABAR.NEWS, Jeneponto - Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, siap mengikuti verifikasi faktual yang dibuka oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam rangka menuju tahapan pemilu 2024.


Ketua DPC Partai PKS Jeneponto Tahal Fasni mengatakan, pihaknya telah merampungkan kepengurusan partai di semua tingkatan.


"Sejak dari dini dan awal partai kesejahteraan itu menyelesaikan dari pada persiapan KTA (kartu tanda anggota) sampai pengurus kabupaten dan kecamatan itu sudah harus diselesaikan dari awal. Dan kami sudah menyelesaikanya," kata Tahal Fasni kepada KABAR.NEWS di Jeneponto, Rabu (22/6/2022).


Selain itu, kata dia, verifikasi anggota partai juga telah disiapkan menuju Pemilu 2024. Salah satunya adalah KTA sebagai syarat verifikasi.


"Ya, inikan mesti disiapkan memang bahwa kesiapan seluruh pengurus mesti ada KTA-nya, kesiapan verifikasinya dan biasanya mesti dihadirkan orangnya lengkap dengan SK-nya, itu nanti diverifikasi oleh KPU dan saya kira itu sudah tidak ada masalah," jelasnya.


Karaeng Sutte sapaan akrabnya sudah meminta kepada pengurus partainya di tingkat kecamatan hingga desa untuk menyiapkan diri setiap saat jika akan dilakukan verifikasi.


"Kapan KPU meminta kita untuk diperlihatkan secara faktual apakah KPU datang atau kita dipanggil untuk diberikan keterangan dengan pengurus, baik sewa kantor atau pun kantor pribadi. Begitu juga izin-izinnya lainya itu kita harus persiapkan," kata Tahal Fasni.


Eks Wakil Ketua DPRD Jeneponto ini menegaskan bahwa berkas kepengurusan DPC PKS di tingkat kecamatan telah diserahkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk diverifikasi, sebelum mendaftar ke KPU.


"Untuk kepengurusan DPC PKS sudah lengkap dan sisa menunggu untuk dievaluasi, karena SK DPC dan DPD itu harus divalidasi oleh DPP, karena untuk amannya itu juga harus di beritahu," pungkasnya.


Penulis: Akbar Razak/A