Skip to main content

Penganiayaan Siswi SMP di Bulukumba Berakhir Damai 

sdfs
Potongan video dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum guru. (Ist)

KABAR.NEWS, Bulukumba - Kasus penganiayaan siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 20 Bulukumba, SA (14) yang dilakukan oleh guru inisial AS (27) dan MA (37) berakhir damai. 


Kejadian ini terjadi di Kompleks SMP Negeri 20 Bulukumba, Dusun Kalimporo, Desa Tambangan, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, pada Senin (2/12/2019) kemarin.


"Sepakat untuk tidak buat laporan dan berdamai," kata Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Berry, Selasa (3/12/2019). 


Menurut Berry, kejadian bermula saat korban mengambil sebuah handpone di bagasi sepeda motor miliknya, lalu memasukkan ke saku baju. Akan tetapi sang guru melihat korban mengambil handpone tersebut. 


Baca juga: Viral, Video Guru SMP di Kajang Aniaya Siswi Saat Minta Hp  


"Pelaku sempat mempertanyakan kepada siswinya terkait barang apa yang diambil. Tetapi korban mengelak dan mengaku tak ada apa-apa," ungkapnya. 


Dengan terpaksa sang guru memeriksa saku baju SA, ia pun menemukan sebuah handpone yang tersimpan. Handpone itupun disita oleh pelaku. 


"Karena tak mau handpone tersebut disita oleh sang guru. Sehingga terjadi tarik-menarik dan korban seolah-olah melawan lalu terjadi penganiayaan," jelas perwita tiga balok tersebut. 



*Afri/B

 

loading...