Pengakuan Bupati Sabu Raijua Terpilih Soal Paspor AS

Orient menegaskan dirinya adalah warga negara Indonesia.

Pengakuan Bupati Sabu Raijua Terpilih Soal Paspor AS
Bupati Sabu Raijua terpilih, Orient P Riwu Kore. (Foto: Facebook)






KABAR.NEWS, Kupang - Bupati Sabu Raijua terpilih, Orient P Riwu Kore menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir karena memegang kewarganegaraan Amerika Serikat (AS). Orient pun sudah bertemu dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Kapolda NTT menjelaskan terkait masalah tersebut. 

Orient mengatakan sebelumnya sudah ada mengurus masalah dirinya terdaftar sebagai warga AS. Ia meminta maaf kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) atas kegaduhan 

"Saya minta maaf," ujar Orien di Mapolda NTT, Jumat (5/2/2021). 

Meski demikian, Orient menolak jika dirinya disebut sebagai warga negara asing (WNA). Ia mengaku maju di Pilkada Sabu Raijua karena amanat orang tuanya yang merupakan warga Indonesia.

"Saya warga Indonesia. Rencana awal calon sebagai Sabu Raijua karena sesuai dengan amanat orang tua," ujarnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT, Thomas Dohu mengatakan terkait pelantikan Orient sebagai Bupati Sabu Raijua terpilih merupakan kewenangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Konstruksi UU kita, KPU itu menyelenggarakan sampai pada tahap terakhir penetapan paslon. Pengusulan, pengangkatan, pelantikan, itu urusan pemerintah," tutur Thomas.

Sebelumnya, Orient Patriot Riwu Kore, yang merupakan Bupati terpilih Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), disorot lantaran memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat (AS).