Skip to main content

Pendaftaran P3K Ditutup, Kemenpan-RB Sebut Ada 100 Ribu Pendaftar

Menpan-RB
Menpan-RB-Syafruddin.


KABAR.NEWS, Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) telah resmi menutup pendaftaran seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sejak Minggu (17/2/2019) malam. 

 

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Syafruddin mengaku tercatat ratusan ribu orang telah mendaftar seleksi P3K. 


Baca Juga:


"P3K tadi malam sudah ditutup. Saya tidak tahu data terakhir, tapi saya dapat informasi sekitar 100.000 yang mendaftar," ungkapnya dikutip dari Viva, Senin (18/2/2019). 


Mantan Wakpolri ini mengatakan nantinya peserta seleksi P3K akan mengikuti tes pada tanggal 22-33 Februari.


"Tanggal 22-23 akan dilaksanakan tes dan kira-kira akhir bulan ini sudah bisa diumumkan," ujarnya. 


Apabila para pendaftar yang tidak lolos dalam proses seleksi tahap ini, nantinya bisa ikut kembali pendaftaran. Sebab, pendaftaran P3K akan dibuka kembali Mei nanti. 


"Kami akan adakan lagi. Kan ini formasi umumnya belum dibuka ya, kan belum, yang diaspora belum, kemudian beberapa fungsi teknis yang akan kita buka, kementerian, lembaga juga belum," ujarnya. 


Menurut dia, posisi itu baru guru honorer, penyuluh pertanian, dokter, tenaga kesehatan, dan tenaga medis lainnya yaitu bidan. 


Sebelumnya dibeirtakan , Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN, Mohammad Ridwan mengatakan, berdasarkan Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 2 Tahun 2019, ruang lingkup pengadaan P3K ini terbatas tiga kualifikasi jabatan, meliputi Tenaga Honorer eks kategori II (TH Eks K-II), dosen dan tenaga kependidikan pada PTN baru, penyuluh pertanian. 


TH eks K-II yang dapat mengikuti proses rekrutmen Tahap I P3K 2019 ini merupakan Tenaga Honorer Eks Kategori II yang telah mengikuti tes pada tahun 2013 yang terdapat dalam database Badan Kepegawaian Negara. 


Menurut dia, TH Eks K-II tersebut juga harus masih aktif bekerja pada unit pelayanan instansi pemerintah hingga saat ini. Selanjutnya, formasi jabatan TH Eks K-II tersebut juga terbatas pada guru, dosen, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian.


Sementara TH eks K-II khusus formasi jabatan tenaga kesehatan terbatas pada 21 jabatan, di antaranya dokter umum/spesialis, dokter gigi/spesialis, bidan, perawat.
 

 

loading...