Pencairan BPUM di BNI Jeneponto Munculkan Kerumunan

BNI Jeneponto berdalih pihaknya sudah mengatur agar tidak menimbulkan kerumunan dan pelanggaran prokes.

Pencairan BPUM di BNI Jeneponto Munculkan Kerumunan
Sejumlah penerima BPUM berkerumun di BNI cabang Jeneponto. (Foto: KABAR.NEWS/Akbar Razak)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Pencairan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Bank Negara Indonesia (BNI), Jalan Pahlawan, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Senin (19/4/2021) memunculkan kerumunan. Sejumlah penerima BPUM terlihat berkerumun untuk mengantre pencairan senilai Rp 1,2 juta. 

Pantauan KABAR.NEWS dilokasi, Senin, (19/4/2021), puluhan warga itu antre di bank mulai pukul 08.00 Wita. Mereka terlihat berkerumun di depan gerbang Bank tepatnya di pos satpam. Ada juga warga yang antre di depan pintu masuk Bank dengan cara duduk dilantai tanpa alas. Mereka menunggu giliran.

Terkait adanya kerumunan tersebut, Kepala Cabang BNI Jeneponto, Rays Wellem mengaku pihaknya sudah mengatur tempat duduk agar tidak terjadi kerumunan saat antrean pencairan BPUM. Hanya saja, penerima BPUM sulit diatur, sehingga terlihat menimbulkan kerumunan. 

"Maaf pak, setiap saat kami tegas soal prokes tapi warga yang sulit diatur," jelasnya.

Dia menjelaskan, bahwa pihaknya telah melakukan pembatasan bagi warga yang hendak mencairkan bantuan itu. Dalam sehari, hanya 25 orang saja.

"Sudah kami lakukan pak, 25 orang perhari, tapi kenyataannya lain yang datang malah lebih banyak," ungkapnya.

Penulis: Akbar Razak/B