Pemprov Sulsel akhirnya Kuasai 12 Hektare Lahan CPI 

* Ganti rugi pihak PT Yasmin

Pemprov Sulsel akhirnya Kuasai 12 Hektare Lahan CPI 
Kawasan Reklamasi CPI di Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar. (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)






KABAR.NEWS, Makassar - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atau Pemprov Sulsel akhirnya menguasai kembali lahan seluas 12,11 hektare yang berada di kawasan reklamasi Center Point of Indonesia (CPI) Kota Makassar.


Hal itu ditandai dengan penandatanganan addendum IV atas perjanjian kerjasama (PKS) dengan PT Yasmin Bumi Asri selaku kontraktor pengembang CPI. Penandatanganan berlangsung di Makassar, Rabu (11/1/2023).


12 hektare lahan yang diganti PT Yasmin merupakan lahan pengganti tanah tumbuh di Kawasan CPI. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyebut lahan ini akan dibangun  destinasi wisata baru.


"Alhamdulillah finally ditandatangani Kesepakatan bersama antara Pemprov Sulsel dan PT Yasmin Bumi Asri sebagai dasar untuk memenuhi kewajiban PT Yasmin Bumi Asri atas Hak tanah reklamasi 12,11 Hektare kepada Pemprov Sulsel," kata Andi Sudirman.


Asal diketahui, PT Yasmin Bumi Asri mengganti lahan lahan Pemprov Sulsel setelah mendapat desakan dari DPRD Sulsel dalam rapat paripurna pembahasan LKPJ Gubernur pada April 2022.


Saat itu, DPRD merekomendasikan Andi Sudirman agar meminta PT Yasmin Bumi Asri untuk segera mengganti lahan seluas 12 hektare di CPI sebelum berakhirnya tahun 2022.


"Apabila tidak direalisasikan tahun 2022 ini, maka segala aktivitas investasi di tempat tersebut (CPI, red) dihentikan hingga tersedia lahan pengganti seluas 12 hektare," bunyi rekomendasi DPRD Sulsel saat itu.


Di CPI, tanah milik Pemprov Sulsel beberapa di antaranya telah terbangun fasilitas seperti Wisma Negara, kawasan kuliner Lego-lego, Masjid 99 Kubah hingga rencana pembangunan twin tower.