Skip to main content

Pemprov Sulsel Akan Mulai Sertifikasi Halal Rumah Makan dan Hotel di Toraja

Toraja
Destinasi wisata di Toraja, Kete Kesu.(INT)


KABAR.NEWS, Makassar - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) telah merancang konsep untuk menghadirkan wisata halal di Sulsel khususnya di Toraja dan Toraja Utara.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Sulsel, Nuryadin mengatakan soal wisata halal tersebut, pihaknya akan lebih dulu melakukan pendataan dan sosialisasi rumah makan yang ada di kabupaten Toraja dan Toraja Utara.


Baca Juga:


''Hampir 70 persen wisatawan nusantara yang muslim berkunjung ke Toraja. Olehnya itu, perlu ada akomodasi dan fasilitas ataupun trayek disediakan bagi yang muslim menjalankan ibadah, termasuk masalah restoran dan hotel harus punya sertifikat halal," ucapnya saat ditemui di Kantor Disbudpar Sulsel, Senin (18/2/2019).


Namun, sebelum lakukan sertifkasi halal untuk bagi rumah makan dan hotel pihaknya akan lebih dulu gelar sosialisasi, kerjasama kepada pemerintah kabupaten dan kota. Seperti halnya para traveler harus di kasi tahun waktu shalat bagi yanh beragama Islam.


"Wisata halal, bukan terfokus pada satu titik, tapi lebih memberikan kemudahan wisatawan Muslim, seperti makan, lebel halal. Kemudian tempat wisata butuh Mushalla, tempat berwudhu, ini yang akan kita koordinasikan," paparnya.


Namun yang lebih penting wisata halal tersebut, pihaknya ingin menanamkan ke wisatawan bahwa halal itu semua bisa ikut bukan cuma orang muslim itu yang mau kita tanamkan. Kita mau angkat destinasi dengan label halal.


Diketahui, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) juga terus mengejar target peringkat tertinggi wisata halal Indonesia pada 2019. Fokuskan pada 10 destinasi wisata halal di Indonesia, yaitu Aceh, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Lombok, dan Sulawesi Selatan.

  • Andi Khaerul