Pemkot Makassar Tunggu Pemeriksaan Jaksa Soal Pungli Kanrerong

Kasus dugaan pungutan liar (pungli) penyewaan kios di Kanrerong Karebosi, hingga kini masih menunggu proses pemeriksaan dilakukan. Olehnya itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tak dapat memberlakukan sanksi apapun pada pihak pengelola yang diduga terlibat pungli tersebut. 

Pemkot Makassar Tunggu Pemeriksaan Jaksa Soal Pungli Kanrerong
Kanrerong Karebosi.(Foto: internet)

KABAR.NEWS, MAKASSAR - Kasus dugaan pungutan liar (pungli) penyewaan kios di Kanrerong Karebosi, hingga kini masih menunggu proses pemeriksaan dilakukan. Olehnya itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tak dapat memberlakukan sanksi apapun pada pihak pengelola yang diduga terlibat pungli tersebut. 

Hal itu diungkap Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassae, Basri Rahman. Ia mengatakan, sampai saat ini belum ada surat masuk terkait pemberhentian sementara kepala UPTD Kanrerong

"Iye tidak ada masuk surat soal itu. Apalagi surat dari Koperasi atau dari pimpinan," tutur Basri saat dihubungi, Rabu (28/10/2020). 

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, M Ansar juga mengatakan hingga saat ini kasus tersebut dalam proses pemeriksaan. Menurutnya, pihak pemerintah belum bisa memutuskan mencopot ataupun mengganti pengelola, sebelum ada hukum yang tetap.

"Mauki apa, sekarang kan masih diproses oleh pihak Kejari, jangan sampai kita lakukan itu dan hasilnya nanti berbeda, bagaimanami," ucap Ansar. 

Ansar menekankan jika pihaknya juga terlebih dahulu harus menunggu hasil pemeriksa yang berwenang, sementara Pemkot Makassar menunggu keputusan secara resmi.

"Kan belum ada hasilnya, jadi kita tidak bisa juga memutuskan bagaimana, kita tunggu saja hasilnya dari pihak berwenang kemudian kita juga mengambil keputusan," tukasnya.

Diketahui, Kepala UPTD Kanrenrong, Muh Said, masih terus menjalankan tugasnya sebagai penanggung jawab di kawasan kuliner tersebut. Menurut Said, hingga saat ini kabar yang menyatakan bahwa dirinya dicopot sesuai dengan rekomendasi dari pimpinan adalah tidak betul adanya.

"Buktinya saya masih menjalan tugas sampai saat ini. Tetapi kabar begitu tidak usah ditanggapi karena itu adalah hak pimpinan, saya fokus saja laksanakan tugas," kata Said.

Said mengaku dirinya juga menunggu pemeriksaan dugaan pungli tersebut yang telah disangkakan ke pihaknya. Namun ia menyatakan tetap fokus melaksanakan tugasnya yang masih penanggungjawab di Kanrerong Karebosi. 

Penulis: Fitria Nugrah Madani/B