Pemkot Makassar Robohkan Tembok Akses Pintu Belakang Rumah Tahfiz

Pembongkaran dilakukan setelah adanya kesepakatan dengan keluarga anggota DPRD Pangkep.

Pemkot Makassar Robohkan Tembok Akses Pintu Belakang Rumah Tahfiz
Ketua RW 5 Kelurahan Masale, Abd Aziz bersama Camat Panakkukang, Thahir Rasyid membongkar tembok yang menutup akses pintu belakang rumah tahfiz. (FOTO: KABAR.NEWS)






KABAR.NEWS, Makassar - Kasus penembokan pintu akses rumah warga dan tahfiz di Jalan Ance Dg Ngoyo Lr 5, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar akhirnya berakhir damai. Keluarga anggota DPRD Pangkep, Amiruddin akhirnya sepakat untuk membongkar tembok tersebut. 

Camat Panakkukang, Thahir Rasyid Dg Ngalli mengatakan pihaknya sudah berkoordinsi dengan pihak keluarga Amiruddin untuk meluruskan dan menyelesaikan masalah penembokan akses pintu rumah tahfiz dan warga. Thahir mengatakan kejadian tersebut murni karena kesalahpahaman antar warga. 

"Kejadian ini murni karena kesalahpahaman antara sesama warga. Saya selaku pemerintah merasa memiliki, karena ini adalah fasum sehingga menegur karena membangun tembok itu," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (24/7/2021). 

Setelah adanya komunikasi tersebut, Thahir menegaskan pihak keluarga dari Amiruddin sepakat untuk membongkar tembok tersebut. Ia mengaku, keluarga Amiruddin sebenarnya ingin merobohkan sendiri tembok tersebut pada Jumat (23/7/2021) malam.

 

"Ini fasum boleh diakses oleh semua warga. Beliau juga menyadari ini terjadi kelalaian, sehingga berbesar hati beliau membongkar sendiri," kata dia. 

Sementara keluarga Amiruddin, Achmad Akbar mengakui terjadi kesalahpahaman terkait penembokan pintu akses rumah tahfiz dan warga tersebut. Pihaknya pun meminta maaf terjadinya kesalahpahaman tersebut. 

"Saya atas nama keluarga, mohon maaf beribu-ribu maaf atas tindakan kami yang sama sekali tidak terpuji dan tidak benar. Apalagi kita tahu kegiatan di belakang ini adalah tahfiz sangat luar biasa dan harus kita dukung," ujarnya. 

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak kecamatan dan kepolisian yang telah melakukan mediasi dan pendekatan sehingga masalah tersebut bisa selesai. "Tentu saya selaku keluarga mengucapkan terima kasih kepada pak camat, karena beliau ini pendekatannya sangat luar biasa," ucapnya.