Skip to main content

Pemilihan Direksi PDAM Makassar Akan Lebih Diperketat

rapat paripurna
Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal saat berbicara dalam rapat paripurna dengan agenda penjelasan Wali Kota terhadap dua Ranperda di Kota Makassar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar, Senin (22/1/2018). (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)

 

KABAR.NEWS, Makassar - Anggota DPRD Kota Makassar bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, menggelar Rapat Paripurna terkait penjelasan wali kota kaitan dengan dua Ranperda di Gedung DPRD Makassar, Senin (22/1/2018).


Dua Ranperda itu tentang Perusahaan Daerah (Perusda) Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar dan Penambahan Penyertaan Modal Pemkot Makassar kepada PT. Bank Sulselbar.


Pada Ranperda baru itu disertakan tentang mekanisme pengisian jabatan Direksi guna memperketat persyaratan dalam pemilihan Direksi PDAM. Selain itu Pemkot Makassar juga akan membentuk tim seleksi, tim ini nantinya akan melakukan tes kelayakan dan kepatutan. 


"Memperketat persyaratan dalam pemilihan Direksi antara lain, wajib lulus pelatihan managemen air minum yang tersertifikasi, selain itu juga harus lulus dalam uji kelayakan dan kepatutan oleh tim yang dibentuk oleh wali kota," kata Deng Ical sapaan akrab Syamsu Rizal yang membacakan pidato Wali Kota Makassar, di ruang rapat Paripurna, Senin (22/1/2018). 

Deng Ical

 


Fungsi diperketatnya syarat dan mekanisme itu, guna menghasilkan Direksi PDAM yang profesional dalam mengelola perusda Kota Makassar. Selain itu di Ranperda tersebut juga membahas tentang Dewan Pengawas PDAM. 


"Diharapkan akan terpilih Direksi dan Dewan Pengawas PDAM yang profesional dalam mengelola PDAM dan mendorong terwujudnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan PDAM di masa mendatang," imbuhnya. 

 

  • Ruslan