Skip to main content

Pemilih di Sulsel Didominasi Perempuan, Ketua PSI: Sesuai Target Kita

Pemilih di Sulsel Didominasi Perempuan, Ketua PSI: Sesuai Target Kita
Ketua DPW PSI Sulsel, Muhammad Fadli Noor (kedua kanan) bersama Sekretaris DPW PSI, Nuridayanti (kanan) menyerahkan dokumen caleg PSI kepada Anggota KPU Sulsel beberapa waktu lalu. (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)


KABAR.NEWS, Makassar - Pemilih perempuan di Sulsel berdasarkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Penyempurnaan (DPTHP) II berjumlah 3.171.811 jiwa. Angka ini menjadikan merempuan sebagai komoditas politik terbesar di Sulsel.



Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Wilayah Sulsel menjadikan kelompok pemilih perempuan sebagai salah satu target pemilih untuk Pemilu 2019. Ketua PSI Sulsel, Muhammad Fadli Noor mengatakan kondisi demografi ini sesuai dengan misi partainya.

 

“Ini tentu adalah kondisi demografi yang sesuai dengan target PSI yang menyasar pemilih millenial dan kelompok perempuan,” ujar Fadli Noor, saat dimintai tanggapannya via telepone, Kamis (13/12/2018).

 

Dibanding pemilih perempuan, pemilih laki-laki dalam DPTHP hasil penyempurnaan II ditetapkan berjumlah 2.987.564 jiwa. Menurut Anggota KPU Sulsel, Uslimin, bahwa hanya ada 4 kabupaten yang pemilihnya lebih dominan dibanding perempuan.



Sementara PSI, lanjut Fadli Noor, partai besutan Grace Natalie itu menjadikan “kaum hawa” atau perempuan sebagai narasi politiknya di Pemilu 2019. Itu dibuktikan dengan komposisi calon anggota legislatif dan pengurus parpol tersebut.


PSI Sulsel mendaftar ke KPU Provinsi Sulsel
Pengurus PSI Sulsel mendaftarkan bacaleg ke KPU Provinsi Sulsel. (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)

“Sejak awal PSI memang dijadikan alat perjuangan perempuan. Pengurus PSI 42 persen diisi perempuan. Caleg PSI 46 persen adalah perempuan,” ungkap Fadli yang juga Caleg DPRD Provinsi Sulsel Dapil Makassar A.

 

“Dengan komposisi tersebut, diharapkan mereka jadi terdepan dalam memperjuangkan hak-hak dan kesetaraan perempuan,” pungkas Fadli Noor.