Skip to main content

Pemeran Video 'Pelakor Dilempari Toples' Saling Lapor Polisi

Pelakor
Ekspresi perempuan berinisial MR usai dilempari toples.(screanshoot video)

KABAR.NEWS, MAKASSAR - Beberapa hari lalu, warga media sosial (medsos) baik Facebook maupun Instagram dihebohkan dengan video pertengkaran perempuan yang berujung pelemparan toples. Video itu berkaitan dengan dugaan perselingkuhan.


Menurut informasi, peristiwa itu terjadi di salah satu perumahan yang berlokasi di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Minggu (2/8/2020) malam lalu.


Dalam video berdurasi 43 detik itu, perempuan berinisial C sedang memergoki pria berinisial A yang tak lain merupakan suaminya sedang berada di rumah perempuan inisial MR, yang diduga selingkuhan si A tersebut. MR disebut sebagai perebut laki orang atau pelakor.


Di lokasi itu lantas terjadi pertengkaran hebat antarperempuan. Sedangkan sang pria nampak bersusah payah untuk melerai. Saling jambak rambut pun tak terhindarkan. Bahkan, nampak seorang perempuan melemparkan toples yang terletak di atas meja yang mengenai kepala MR.


 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh OFFICIAL MAKASSAR INFO (@makasar_iinfo) pada

 


Peristiwa itupun kini berujung saling lapor polisi. Perempuan berinisial C melapor ke Polrestabes Makassar atas kasus perselingkuhan dan perzinaan. Sedangkan perempuan berinisial MR melapor ke Polsek Tamalate atas kasus penganiayaan.


"Jadi begini yang jelas menyangkut masalah video, semuanya sudah (melapor) satu di Polrestabes dan satu di Polsek. Jadi nanti kita liat modus, motifnya. Iya yang melapor di Polsek itu istri sirihnya (perempuan inisial MR), nanti bagaimana motifnya kita masih dalami proses pemeriksaan masih berlangsung," jelas Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Ramli, kepada KABAR.NEWS, via seluler, Jumat (7/8/2020) malam.


Kata Ramli, MR melaporkan C pada Rabu (5/8/2020) lalu atas tudingan tindak pidana penganiayaan. "Iya sudah dilaporkan dugaan penganiayaan dan pengeroyokannya," ungkapnya.


Sementara, kuasa hukum perempuan inisial C, Adi Dumais mengungkapkan, ada tiga pasal yang ditujukan terhadap telapor MR dan telah dilaporkan ke Polrestabes Makassar.


"Yah kita laporkan, ada tiga pasal yang kita laporkan, pertama pengrusakan, kedua menikah tanpa seizin istri yang sah, yang ketiga itu perzinaan. Jadi tiga pasal ini yang kami coba jerat terlapor ini," jelasnya saat ditemui wartawan di Polrestabes Makassar, Rabu (5/8/2020) malam lalu.


Lanjut Adi, kliennya membawa kasus tersebut ke rana hukum lantaran merasa sudah tidak tahan atas ulah sang suami yang sudah berulang kali melakukan perbuatannya itu.


"Karena (klien) merasa tidak tahan, sudah berulang-ulang kali dilakukan, karena kan seorang wanita perasaannya lembut jadi tidak bisa diterima lagi oleh klien kami," pungkasnya.


Penulis : Reza Rivaldy/B
 

 

Flower

 

loading...