Skip to main content

Pelarian Buron Kasus Korupsi PDAM Ternate Berakhir

koruptor
Tim Kejaksaan Tinggi Maluku Utara dan Kejaksaan Negeri Kota Ternate, dibantu Kejari Jakarta Utara, berhasil menangkap pelaku terpidana kasus korupsi atas nama Ferry Natsir alias Ferry di Jakarta Utara. (IST)

KABAR.NEWS, Malut - Tim Kejaksaan Tinggi Maluku Utara dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Ternate, dibantu Kejari Jakarta Utara, berhasil menangkap pelaku terpidana korupsi atas nama Ferry Natsir alias Ferry, Selasa (25/9/2018) sekira pukul 14 Wib.

Pelaku yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) ini, ditangkap di lokasi PT. Indomarsan, Jalan Sidang Laut Baru, Cilincing, Jakarta Utara, kompleks Pelabuhan Peti Kemas Bogasari, Tanjug Priok, Jakarta.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Malut, Apris R. Ligua mengatakan, terpidana telah ditetapkan sebagai DPO oleh Kejari Ternate sejak tahun 2012 berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Nomor :2348 K/Pid.Sus/2011 tanggal 21 Februari 2012.

Sebelumnya, kata Apris, pada 2007 - 2008 terdakwa menjabat sebagai Pelaksana Seksi Keuangan di PDAM Ternate, dan ditugaskan di bagian kasir untuk melakukan penerimaan pembayaran rekening air dari pelanggan PDAM Kota Ternate.

"Namun, terdakwa tidak menyetorkan uang dan digunakan untuk kepentingan pribadi, sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara, khususnya PDAM Kota Ternate sebesar Rp 311 juta," terangnya.

Berdasarkan putusan MA, terdakwa dijatuhi pidana dengan hukuman, 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta, subsidair kurungan selama tiga bulan, serta menghukum terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp 311 juta subsidair dengan satu bulan kurungan.

Penangkapan terpidana untuk dieksekusi berdasarkan Surat Perintah Pelaksaan Putusan Pengadilan dari Kepala Kejaksaan Negeri Ternate Nomor: Print-705/S.2.10/Euh.1/09/2018 tanggal 19 September 2018 dan Surat Perintah Operasi Intelijen Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara Nomor: Printops- 14/S.2.3/Dps.1/08 /2018 tanggal 21 Agustus 2018.

Penangkapan dipimpin Ketua Tim Arif Budiman selaku Koordinator Bidang Intelijen Kejati Malut dan Toman Ramandey selaku Kasi Pidsus Kejari Ternate, dibantu Kasi Intel Kejari Jakarta Utara dan Kasubsi Sospol Bidang Intilejen Kejari Jakarta Utara beserta Staff.

Saat ini, terpidana diamankan sementara di Rumah Tahanan Salemba Cabang Kejaksaan Agung. Rencanannya, terpidana akan dibawa oleh Tim Kejati Malut dan Kejari Ternate menuju Ternate dengan pesawat Batik Air. Rombongan diperkirakan tiba di Ternate pukul 15.30 Wit.