Skip to main content

Pelanggaran THM Publiq Bakal Dibahas di Rapat DPRD Makassar 

sjd
THM Publiq Dine and Wine di Jalan Ariel Rate. (Ist)

KABAR.NEWS, Makassar - Tempat Hiburan Malam (THM) Publiq Dine and Wine di jalan Ariel Rate, Makassar yang beroperasi tanpa mengantongi ijin penjualan minuman beralkohol (minol) harus siap-siap mendapat ganjaran berat hingga penutupan tempat usaha. 


Meski sempat lolos usai dilakukan penyegelan tempat usaha pada 2018 lalu dengan persoalan yang sama, kini pemilik usaha THM Publiq yang selama ini dikenal piawai membebaskan diri dari jeratan sanksi kembali diuji. 


Sekretaris Komisi A DPRD Kota Makassar, Nunung Dasniar menegaskan tidak boleh ada satupun tempat hiburan yang dapat perlakuan spesial, termasuk Publiq. Katanya, jika ingin beroperasi di kota Makassar maka tentu mereka harus ikuti aturan main. 


Apa yang dilakukan pemilik THM Publiq memang terbilang berani. Bagaimana tidak, selama ini Publiq dikenal sebagai tempat pesta minuman keras (miras), padahal sama sekali tidak mengantongi ijin, yang lebih ironis lagi karena pihak Pemkot Makassar seakan dibungkam dengan persoalan tersebut.


Baca juga: Tak Kantongi Izin, Pemkot Makassar Segera Eksekusi THM Publiq 



"Kami akan cek dan jika memang Publiq belum mengantongi ijin maka kami akan minta dinas terkait untuk menindak THM tersebut. Saya akan mengusulkan agar ini dibahas di rapat komisi dan tentu kita akan bertindak," tegas Nunung. 


Kepala Dinas PMD-PTSP Makassar, A Bhukti Djufrie belum lama ini mengutarakan bahwa pihaknya sama sekali belum mengeluarkan ijin (minol) kepada THM Publiq, "Selama ini belum kita keluarkan ijin minolnya," ujar Bhukti


Selain tidak mengantongi ijin penjualan minol, THM Publiq juga melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar nomor 5 tahun 2011 tentang tanda daftar usaha pariwisata disebutkan pada pasal 33 bahwa waktu tutup jam operasi untuk usaha rumah bernyanyi, karoke, klub malam dan diskotik paling lambat pukul 02.00 wita, sementara Publiq kerap beroperasi hingga dini hari. 


Sebelumnya, pihak Pemkot Makassar melalui Pj Wali Kota, Iqbal Suhaeb mengatakan sudah saatnya Publiq mendapat tindakan tegas. "Iya, pasti akan kita tindaki," katanya. Selain Iqbal, beberapa anggota DPRD Makassar juga turut berkomentar soal itu. 



•Andi Frandi/B

 

loading...