Pelaku Penganiaya Bayi di Makassar akhirnya Ditangkap

Berprofesi sebagai Ojol

Pelaku Penganiaya Bayi di Makassar akhirnya Ditangkap
Pelaku Penganiayaan Bayi saat digelandang di Mapolsek Panakkukang, Kota Makassar. (KABAR.NEWS/Reza Rivaldy)






KABAR.NEWS, Makassar - Pelaku yang menganiaya seorang bayi 1 tahun di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, akhirnya diciduk oleh Reserse Mobile (Resmob) Polsek Panakkukang.


Pelaku bernama Reyhan Parandi. Tidak butuh waktu lama lelaki 23 tahun ini ditangkap polisi di Jalan Pettarani 2, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Selasa (9/2/2021) petang tadi. (Baca juga: Kejam! Wajah Bayi di Makassar Luka-luka Dianiaya Pacar Ibu)


"Jadi pelaku ditangkap oleh tim Resmob di salah satu tempat yang diduga merupakan teman ojek online dari pelaku ini," kata Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Fatur Rakhman saat ditemui di kantornya.


Menurut Jamal, pelaku yang berprofesi sebagai ojek online ini sudah kenal sejak 6 bulan terakhir dengan ibu korban inisial ST (19). 


"Jadi dari keterangan ibu korban, kurang lebih selama enam bulan ini, ibu korban bersama korban tinggal satu kamar dengan pelaku tanpa adanya ikatan pernikahan yang resmi," ungkap mantan Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar ini.


Perwira polisi berpangkat satu balok juga mengungkapkan, perilaku keji yang dilakukan pelaku bukan hanya sekali dia lakukan. Melainkan sering kali terjadi. Akibatnya, wajah bayi berinisial GY mengalami memar dan luka-luka. (Baca juga: Bayi 10 Hari di Jeneponto Meninggal Terpapar Positif Covid-19)


"Dari pelaku ini risih, kesal terhadap rintihan atau tangisan korban ataupun korban ini rewel sehingga pelaku ini merasa risih sehingga korban beberapa kali melakulan penganiayaan terhadap korban ini," beber Jamal.


Pria bertato di seluruh lengannya ini dijerat dengan pasal UU Perlindungan anak. "UU perlindungan anak Pasal 80 ayat 2 untuk ancaman di atas 5 tahun penjara," tukas Jamal.


Penulis: Reza Rivaldy/A