Pelajar di Jeneponto Sesaki Vaksinasi Covid-19 yang Digelar Polisi

Digelar Intelkam Polda Sulsel

Pelajar di Jeneponto Sesaki Vaksinasi Covid-19 yang Digelar Polisi
Pelajar memadati tenda antrian vaksinasi Covid-19 oleh Polda Sulsel di Jeneponto, Senin (1/11/2021). (KABAR.NEWS/Akbar Razak)

KABAR.NEWS, Jeneponto - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan menggelar vaksinasi massal di Kabupaten Jeneponto. Vaksinasi kali ini dikemas dalam sebuah event bertajuk "Keroyok Vaksin Alumni Sespin 50".


Pantauan KABAR.NEWS di lokasi, Senin (1/11/2021), vaksinasi massal ini dilaksanakan di SMK Kejuruan Negeri 1 Jeneponto, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu. 


Ada ribuan pelajar dari tingkat SMA yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka rela mengantri dan berdesakan untuk mendapatkan vaksinasi massal. Vaksinasi ini menyasar ribuan pelajar dari berbagai sekolah.


Direktur Intelkam Polda Sulsel Kombes Pol Dwi Suryo Cahyono mengatakan, minimnya persentase vaksinasi anak sekolah membuat pihaknya bergerak cepat guna mendukung program Pemerintah. 


"Capaian vaksinasi untuk anak usia sekolah menengah masih tergolong rendah yakni dikisaran angka 5 persen," ujar Dwi Suryo Cahyono saat menggelar konferensi pers. 


Untuk memudahkan proses vaksinasi, panitia menggandeng Disdukcapil Jeneponto untuk mendapatkan e-KTP bagi para pelajar. 


"Kami berkolaborasi dengan Disdukcapil guna memastikan masyarakat yang NIK nya tidak terbaca atau tak memiliki KTP terutama anak yang berusia 16 tahun agar tetap mendapatkan vaksin," jelasnya. 


Bupati Jeneponto Iksan Iskandar memberi apresiasi atas inisiatif yang dilakukan Polda Sulsel. 


"Terima kasih Polda Sulsel dan Diknas atas kolaborasinya dalam memastikan setiap anak usia sekolah menengah kita dapat tervaksin," ucapnya. 


Sebagai generasi penerus, kata Iksan, sangat rentang terpapar virus Covid-19 dengan melihat tingkat mobilitasnya yang cukup tinggi. Dia berharap vaksinasi memicu anti-body pelajar.


"Anak-anakku sampaikan kepada orang tua untuk melakukan vaksin karena vaksin itu halal dan aman. Insyha Allah dengan bermodal sehat kita dapat bangkit kembali membangun kabupaten Jeneponto yang kita cintai ini," pungkasnya.


Penulis: Akbar Razak/B