Pekan Depan, 17 Pejabat Pemkab Bantaeng Divaksin

Pejabat publik tersebut di antaranya, bupati, wakil bupati, ketua DPRD, Kapolres dan Dandim 1410 Bantaeng

Pekan Depan, 17 Pejabat Pemkab Bantaeng Divaksin
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 .(int)












KABAR.NEWS, Bantaeng - Sebanyak 2.840 dosis vaksin covid-19 akhirnya tiba di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Rabu, (72/1/2021).

Kedatangan vaksin tersebut dikawal ketat personel TNI-Polri mulai dari penjemputan di batas kabupaten, hingga ke Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Bantaeng. 

Kabid P2P Dinas Kesehatan Bantaeng, Armansyah mengatakan, vaksinasi virus corona dilaksanakan awal Februari. Dengan target pertama akan dilakukan kepada 17 pejabat publik di jajaran Pemkab Bantaeng sebagai contoh penyuntikan vaksin.

Pejabat publik tersebut di antaranya, bupati, wakil bupati, ketua DPRD, Kapolres dan Dandim 1410 Bantaeng, serta pejabat lainnya.

Meski demikian, pencanagan vaskin terhadap para pejabat harus melewati 4 meja pemeriksaan. Setelah melewati uji scerening dan kondisi kesehatan dipastikan aman, barulah bisa disuntik vaksin. 

"Di meja 1 pendaftaran, meja 2 screning, meja 3 vaksinasi, meja 4 edukasi dan pemantauan selama 30 menit, apakah ada efek samping atau tidak," ujar Armansyah saat dikonfirmasi Kabar.News via telefon, Jum'at, (29/1/2021).

Ia menambah, setelah disuntik vaksin tahap pertama, mereka akan menunggu reaksi vaksin itu bekerja di dalam tubuh selama kurun waktu 14 hari kedepan. Jika dalam waktu 14 hari tidak mengalami efek samping, maka vaksin tahap kedua kembali dijadwalkan.

"Selesai, tinggal tunggu jadwal 14 hari setelahnya untuk tahap ke duanya. Karena satu orang dua kali pemberian dengan interval waktu 14 hari," jelasnya. 

Misalnya kata dia, kalau pun di rumah masing-masing terdapat efek samping pada vaksin tersebut, maka diharap jangan panik."Kalaupun di rumah ada efek samping yang terjadi jangan panik asa nomor hp yang bisa dihubungi untuk konsultasi," ungkapnya.  

Ia bercerita, penyuntikan dosis pertama diharap selesai dalam waktu seminggu."Kemudian menyusul dosis kedua 14 hari setelah penyuntikan pertama," katanya.

Ditanya soal adanya nama Bupati dan Wabub, ia mengaku tetap di masukan, namun akan di screning di meja dua."Semua diundang namun pada waktu screning akan tersaring. Semua di screning awal di meja dua," pungkasnya.

Penulis: Akbar Razak/B