Pascaterbakar, Pemkab Jeneponto Kembali Wacanakan Revitalisasi Pasar Karisa

Pernah diajukan ke Pemprov, namun ditolak

Pascaterbakar, Pemkab Jeneponto Kembali Wacanakan Revitalisasi Pasar Karisa
M Jafar, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jeneponto. (Akbar Razak)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto kembali mewacanakan revitalisasi Pasar Tradisional Karisa pascaterbakar tahun lalu.

Pemkab Jeneponto sebelumnya sudah mengajukan proposal ke Pemprov Sulsel dengan anggaran Rp 20 miliar. Tujuanya, untuk merelokasi pedagang Pasar Tradisional Karisa, namun dibatalkan.

M Jafar, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jeneponto mengatakan, pihaknya saat ini, ingin merevitalisasi pasar tersebut dengan menyediakan tempat baru bagi para pedagang. 

"Pembangunan pasar tradisional karisa yang baru sedianya akan dibuatkan fasilitas mulai dari kios, lapak hingga mejanya dan sedapat mungkin disesuiakan dengan para pedagang yang berjumlah 1.100 orang. Dan tidak bersoal lagi dengan pembagian itu kedepannya," ujarnya saat dikonfimasi Kabar.News via telepon, Sabtu (20/2/2021).

Dia menerangkan, bahwa selain merevitalisasi juga akan dibuatkan fasilitas lain, seperti lapak disertakan mejannya.

"Rencanananya, Pasar tersebut juga akan menyediakan tangga ke lantai 2 atau 3 juga parkiran kendaraan yang lebih luas untuk para pedagang dan pembeli," terangnya.

Dia mengaku, bahwa selama ini banyak pedagang yang mengeluh jika mereka di tempatkan dilantai atas, jika tangganya terbatas alasannya pembeli tidak mau ke lantai atas, dan lebih memilih berbelanja di pedagang yang berjualan dibawah.

"Kami akan akan mencoba memikirkan solusi yang menjadi keluhan bagi para pedagang," pungkasnya.


Penulis: Akbar Razak/B