Paripurna Renja , DPRD Makassar: Peningkatan Kualitas dan Produktivitas

Wali Kota Makassar mengajak DPRD selaras denga visi misinya membangun Kota Daeng.

Paripurna Renja , DPRD Makassar: Peningkatan Kualitas dan Produktivitas
Rpaat paripurna DPRD Makassar terkait Renja 2020. (Foto: DPRD Makassar)






KABAR.NEWS, Makassar - DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Paripurna Penetapan Rencana Kerja (Renja) Tahun Anggaran 2022 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Makassar, Rabu (5/5/2021).


Laporan hasil pembahasan Renja DPRD disampaikan melalui Juru bicara Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Makassar dari fraksi Gerindra, Kasrudi mengatakan hasil pembahasan ini telah melalui sejumlah tahapan sesuai mekanisme dan tata tertib DPRD Makassar.


"Tujuan utama dari penyusunan Renja 2022 ini adalah untuk meningkatkan kualitas, produktivitas dan kinerja DPRD dalam menjalankan ketiga fungsi utama DPRD sebagai representatif rakyat secara efektif dan efisien”, ujarnya.


Secara umum, kata Kasrudi, rencana kerja dewan untuk satu tahun kedepan, normatifnya sama dengan kegiatan atau program kerja tahun sebelumnya. Yakni kegiatan kerja Komisi-Komisi, Badan Anggaran, Badan Musyawarah, Badan Pembentukan Peraturan Daerah hingga pimpinan DPRD.


Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan kepala perangkat daerah dan seluruh pemangku kepentingan wajib menjaga konsistensi antara perencanaan dan penganggaran serta pelaksanaanya. Pasalnya, peraturan perundang-undangan yang berlaku menyebutkan belanja penunjang kegiatan disediakan untuk mendukung kelancaran tugas, fungsi dan wewenang DPRD. 


“Harus selaras dengan visi misi dan agenda DPRD, mengakomodir konsultasi publik seperti Musrenbang, Reses anggota DPRD dan Forum perangkat daerah juga merupakan masukan utama bagi penyusunan Renstra sekretariat DPRD,” ucapnya. 


Danny mengatakan sungguh kebanggan tersendiri bahwa pihak legislatif telah menyelesaikan dokumen renja DPRD Kota Makassar tahun anggaran 2022 yang teramat penting dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasar dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kota Makassar.


Renja ini merupakan Posisi yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan  pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan yang disusun sesuai amanat Uu no 25 tahun 2004. Karenanya, Danny menekankan tidak boleh ada perbedaan antara Renja dengan dokumen Renstra sekretariat DPRD.