Parepare Umumkan 3 Kasus Covid-19, Taufan Pawe Ingatkan Jangan Lengah Prokes

*Satu dirawat di rumah sakit

Parepare Umumkan 3 Kasus Covid-19, Taufan Pawe Ingatkan Jangan Lengah Prokes
Wali Kota Parepare Sulawesi Selatan, Taufan Pawe. (IST/Humas)






KABAR.NEWS, Parepare - Satgas Penanganan Covid-19 Parepare, Sulawesi Selatan, merilis ada 3 kasus aktif positif Corona pada Rabu (2/2/2022). Satu dari kasus tersebut dirawat di RSUD Andi Makkasau.


Dua di antaranya dalam proses isolasi mandiri (Isman). Sementara ada 14 kontak erat dansuspect dalam pemantauan Satgas Covid-19. 


Wali Kota Parepare Taufan Pawe terus mengingatkan masyarakat agar jangan lengah. Protokol kesehatan (Prokes) harus terus ditegakkan. 


Demikian juga dengan vaksinasi, agar masyarakat yang sudah divaksin lengkap dosis 1 dan 2, untuk mengikuti vaksin dosis lanjutan atau Booster. 


"Jangan kendor protokol kesehatan. Tetap ki harus pakai masker, cuci tangan ta selalu, jaga jarak ta, jangan ki berkerumun, dan batasiki mobilisasi serta interaksi. Jaga dirita dan keluargata," ingat Taufan Pawe.


Terkait vaksinasi, data Dinas Kesehatan Parepare per 31 Januari 2022, cakupan sudah menyentuh angka 81,77 persen untuk vaksin dosis 1. Dari total sasaran vaksinasi di Parepare 119.206 orang, yang sudah vaksin dosis 1 97.479 orang, dan vaksin dosis 2 73.320 atau 61,50 persen. 


Sedangkan vaksin dosis 3 yang baru dimulai 31 Januari 2022 untuk masyarakat umum, sudah menyentuh 2.465 orang atau 2,06 persen yang didominasi tenaga kesehatan (Nakes). Khusus Nakes yang sudah vaksin dosis 3 2.167 orang atau 79,75 persen dari sasaran 2.717 orang.


Pelayan publik yang sudah vaksin dosis 3 199 orang atau 1,10 persen dari sasaran17.987 orang. Lansia dari sasaran 13.359 orang, yang sudah vaksin dosis 3 17 orang atau 0,12 persen. Dan masyarakat umum dari sasaran 67.837 orang, sudah vaksin dosis 3 82 orang atau 0,12 persen.


Sejauh ini anak-anak umur 6 sampai 11 tahun yang sudah vaksin dosis 1 5.308 orang atau 34,85 persen dari sasaran 15.227 orang. Sedangkan vaksin dosis 2 
baru 1 orang atau 0,006 persen.


Penulis: Arsyad/C