Parepare Nol Kasus Covid-19, Taufan Pawe sampaikan Terima Kasih

*Disampaikan saat Salat Tarawih di Masjid Raya Parepare

Parepare Nol Kasus Covid-19, Taufan Pawe sampaikan Terima Kasih
Wali Kota Parepare Taufan Pawe menyampaikan imbauan kepada jemaah Salat Tarawih di Masjid Raya Parepare. (IST/HMS)






KABAR.NEWS, Parepare - Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, melaksanakan Shalat Isya dan Tarawih di Masjid Raya Kota Parepare, bersama seluruh jamaah Masjid Raya Kota Parepare di kawasan Hastom, Sabtu (30/4/2022).


Pada kesempatan tersebut, Taufan Pawe dipersilahkan oleh pengurus Masjid untuk menyampaikan imbauan dan arahan kepada seluruh masyarakat dan juga jamaah Masjid Raya Kota Parepare.


Taufan Pawe menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaannya kepada masyarakat Kota Parepare atas kepedulian bersama dalam mewujudkan Parepare Zero nol kasus Covid-19.


"Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kota Parepare dan juga tokoh Agama dan tokoh masyarakat yang selama ini bahu-membahu bergerak bersama dalam mewujudkan Parepare Zero kasus Covid-19," katanya.


Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel ini menuturkan, capaian zero kasus ini juga tidak lain karena kepedulian bersama dalam melakukan vaksin Covid-19 sehingga di Kota Parepare capaian Vaksin sudah lebih dari 90 persen dan menjadi tertinggi di Sulsel.


"Dengan capaian vaksin kita saat ini sehingga memberikan ruang untuk kita berada pada level I, selain itu juga pada tahun ini ada kebahagiaan tersendiri bagi kita orang Islam karena pelaksanaan ibadah sudah bisa normal kembali, walaupun pada dasarnya masih menggunakan masker tapi saf dan jarak dalam beribadah tidak lagi ada batasan, dan berjamaah sendiri sudah bisa di buka dengan luas," pungkasnya.


Taufan juga mengungkapkan pada awal Covid-19 ini bereaksi di Indonesia, dirinya sendiri mau tidak mau harus mengikuti segala kebijakan Pemerintah Pusat, bahkan sampai memberikan imbauan untuk melakukan pelarangan Salat berjamaah untuk sementara waktu.


"Saya sempat didemo karena ini, namun sebagai Pemerintah Daerah tentunya kita tidak bisa memutuskan bagaimana sistem penanganan virus ini, maka kemudian kami harus mengikuti segala arahan Pemerintah Pusat, karena kita menginginkan yang terbaik untuk masyarakat Kota Parepare," tutur Wali Kota Parepare dua Periode ini.


Wali Kota bergelar doktor hukum tersebut, mengutarakan, pada pelaksanaan Salat Idul Fitri, Pemerintah Kota Parepare akan memusatkan di Masjid terapung BJ Habibie meskipun belum tuntas secara umum dan tersisa 8 persen.


"Memang masih ada yang belum tuntas sekitar 8 persen, tapi saya minta ke rekanan agar dibenahi yang inti dan Idul Fitri tahun ini masyarakat Parepare harus menikmati pelaksanaan Ied digelar di Masjid terapung," terang dia.