Paparkan Perda Retribusi Jasa Usaha, RPG: Potensi PAD Sulsel

Diharapkan dengan adanya Perda Retribusi Jasa Usaha membuat PAD Sulsel meningkat.

Paparkan Perda Retribusi Jasa Usaha, RPG: Potensi PAD Sulsel
Anggota DPRD Sulsel, Rudy Pieter Goni saat mensosialisasikan Perda 12 Tahun 2019 Tentang Retribusi Jasa Usaha di Hotel Claro Makassar, Sabtu (13/2/2021).






KABAR.NEWS, Makassar - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel), Rudy Pieter Goni menyebut retribusi jasa usaha sangat berperan penting dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sulsel. Untuk itu, RPG mensosialisasikan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2019 tentang perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Usah di Hotel Claro Makassar, Sabtu (13/2/2021).

Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Sulsel ini mengatakan dalam Perda 12 Tahun 2019 tentang retribusi jasa usaha terdapat beberapa sumber pendapatan yang bisa didapat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel yakni retribusi pemakaian kekayaan daerah, retribusi pelayanan pelabuhan, retribusi tempat wisata dan olahraga serta retribusi penjualan usaha daerah.

“Diantara keempat jenis retribusi tersebut, yang memberikan kontribusi besar adalah retribusi pemakaian kekayaan daerah dengan kontribusi besar per tahun,” ungkap RPG.

Selanjutnya mengenai potensi baru dari retribusi jasa usaha akan menjadi kewenangan Pemprov Sulsel, seperti retribusi pengelolaan terminal tipe B, retribusi penyadapan getah pinus, retribusi pengelolaan rumah susun, retribusi pelabuhan Bu penumpang regional dan pelabuhan perikanan.

Sementara, Reza Faisal Saleh mengatakan retribusi jasa usaha merupakan pungutan atas pelayanan disediakan Pemerintah Daerah dengan menganut prinsip komersial.  

"Jadi prinsipnya baik itu pelayanan dengan menggunakan/memanfaatkan kekayaan daerah yang belum dimanfaatkan secara optimal dan/atau pelayanan oleh pemerintah daerah sepanjang belum dapat disediakan secara memadai oleh pihak swasta," tuturnya.

Penulis: Darsil Yahya/C