Pantau TPS, Pj Wali Kota Makassar Ingatkan Protokol Kesehatan

Dari pantauan Kabar.News, persiapan TPS di beberapa lokasi tersebut telah menyiapkan standar Protokol Kesehatan (Prokes) termasuk APD bagi petugas KPPS. 

Pantau TPS, Pj Wali Kota Makassar Ingatkan Protokol Kesehatan
PJ Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, saat meninjau sejumlah TPS.(Kabar.News/Fitria) 






KABAR.NEWS, MAKASSAR - PJ Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin meninjau langsung persiapan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di beberapa lokasi di Kota Makassar. Di antaranya TPS 007, Keluarahan Barang Baru, Kecamatan Tamalate, TPS 001, Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang, dan TPS 05, di Kelurahan Tamanlabba, Keamatan. Ujung Tanah.  

Dari pantauan Kabar.News, persiapan TPS di beberapa lokasi tersebut telah menyiapkan standar Protokol Kesehatan (Prokes) termasuk APD bagi petugas KPPS. 

Meski pun terlihat beberapa lokasi tersebut ada yang belum menyiapkan bilik suara, maupun bilik suara khusus.Rudy sendiri menjelaskan, prokes tersebut sudah harus dipahami warga yang ingin datang mencoblos, bahkan tanpa harus dijelaskan petugas KPPS. 

"Jadi skenario agar prokes itu jalan kelihatanya sudah dipahami semua. Kemudian kesiapan perangkat tertata baik, tinggal kita mengharapkan warga yang datang memilih bahwa protkes itu harus kita laksanakan tanpa harus ditegur petugas," ucap Rudy saat pemantauan di Tamalabba, Ujung Tanah, Selasa (8/12/2020). 

Namun Rudy mengatakan, pihaknya tetap harus mengawasi pemantauan protokol kesehatan dengan dibackup TNI dan Polri."Kita diback up dari TNI dan Polri agar protkes itu dijalankan dan bisa diterapkan dengan baik. Mudah-mudahan," imbuhnya.

Ia juga menjamin dengan protokol kesehatan tersebut, hak pilih warga Kota Makassar tetap bisa disalurkan dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar saat ini. 

"Jadi memang ada skenario di TPS. Itu hak warga yang harus kita hormati. Mudah-mudahan tidak adaji. Nanti dikawal khusus saat menyalurkan hak suaranya," paparnya

Jika pun didapati ada warga yang bergejala Covid-19, seperti memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat, Rudy menegaskan di TPS sudah dipastikan ada bilik suara khusus untuk pemilih. 

Jika didapati bergejala, maka sesuai penanganan Covid-19, maka akan dilakukan pemeriksaan lanjutan."Jika kalau ada yang memang berpotensi terduga tercemar covid, saya kira SOP sudah siap. Dan itu mulai berjalan dari puskesmas ke rs rujukan," tukasnya.

Rudy sendiri mengimbau warga Kota Makassar bisa melaksanakan pemilihan secara aman dan tertib. Hal ini agar Kota Makassar tak memiliki lonjakan kasus Covid-19 setelah Pilkada. 

"Mari kita laksanakan pesta demokrasi ini, tetap dengan menjaga protkes. Kita ingin setelah ini kita berbahagia. Kita tidak ingin pencoblosan terjadi peningkatan covid dan juga berdampat ekonomi kita," pungkasnya.

Penulis: Fitria Nugrah Madani/A