Pandemi Tingkatkan Kreativitas Pembelajaran Daring Sekolah di Parepare

Adu kreatvitas IT

Pandemi Tingkatkan Kreativitas Pembelajaran Daring Sekolah di Parepare
Tangkapan layar belajar daring siswa SMP di Kota Parepare.






KABAR.NEWS, Parepare - Sekolah di Kota Parepare khususnya SD dan SMP memanfaatkan fasilitas informasi dan teknologi (IT) untuk belajar Daring (online) selama pandemi Covid-19.


Sekolah beradu kreativitas dalam memanfaatkan IT untuk mendapatkan sistem pembelajaran jarak jauh yang efektif dan efisien bagi siswa.


Di UPTD SMPN 1 Parepare misalnya, guru mengajar dengan menggunakan fasilitas google meet, classroom, dan lainnya. Ada juga memanfaatkan media pembelajaran seperti google sites. 


Kepala SMPN 1 Parepare Makmur mengatakan, bagi siswa yang tidak memiliki Ponsel Android akan diberikan tugas secara manual oleh gurunya. 


"Jadi tugas manual ini, siswa datang ke sekolah mengambil soal tugas yang sudah disiapkan guru di dalam map. Kemudian dikerjakan di sekolah atau di rumah, kemudian dikumpul lagi di map yang sudah disediakan. Ada dua map disediakan setiap kelas, satu untuk soal tugas, satu lagi tugas yang sudah dikerjakan," kata Makmur dalam keterangan tertulis, Rabu (11/8/2021).


UPTD SMPN 2 Parepare juga mengembangkan fasilitas IT untuk pembelajaran online selama masa pandemi. 


"Mulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, kami sudah menggunakan sistem pembelajaran Daring bagi siswa. Selain itu kami juga memanfaatkan IT untuk memudahkan komunikasi orang tua siswa, dan memudahkan memantau aktivitas siswa," ungkap Kepala SMPN 2 Parepare, Sri Enyludfiah.

UPTD SMPN 4 Parepare juga memanfaatkan fasilitas IT mulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).                   

Kepala SMPN 4 Parepare HM Makmur mengemukakan, guru menggunakan aplikasi microsoft teams sebagai platform digital untuk pembelajaran online.


"Aplikasi ini memiliki banyak keunggulan di antaranya, fitur lengkap dan menarik, profesional, semua guru dan siswa memiliki akun free sehingga dapat mengakses seluruh konten microsoft for education," jelas Makmur.

Kepala UPTD SMPN 10 Parepare, Nasriah mengaku, selama pandemi para guru menggunakan semua fasilitas teknologi dan media sosial (Medsos) hingga manual dalam pembelajaran online.

"Sampai saat ini kami masih Daring. Pembelajaran melalui zoom, classroom, goeglemeet, dan WA. Memakai akun belajar masing-masing," kata Nasriah.


Namun bagi siswa yang tidak punya kuota internet atau tidak punya akses, kata dia, bisa datang langsung ke sekolah untuk mendapatkan fasilitas Wifi gratis sekolah. "Ada juga yang belajar langsung dengan guru di sekolah," ujar Nasriah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parepare, Arifuddin Idris mengatakan, sejumlah sekolah siap untuk pembelajaran tatap muka, hanya saja karena penyebaran Covid-19 masih tinggi, sehingga tetap diharuskan untuk belajar Daring.


"Level penyebaran Covid-19 masih tinggi (Level 3), jadi sekolah masih harus belajar Daring. Kami sudah minta kurangi tatap muka di sekolah, kecuali jika memang sangat penting harus ke sekolah. Itupun harus dengan protokol kesehatan ketat," tandas Arifuddin. (*)