Skip to main content

Opini: Ejako Jokowi, Ewako Prof Andalan!

Opini: Ejako Jokowi, Ewako Prof Andalan!
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (kiri) dan Presiden Joko Widodo.

Semangat saya berlipat ganda ketika Professor Bambang Kismono Hadi mengirim komen di Facebook saya “Do your best and God will take the rest...” Thanks Pak, meski sudah lama tidak bersua, anda selalu menginspirasi saya. Kesabaran, ketenangan dan tidak pernah abu-abu mengambil sikap.


Bagi saya tidak masalah caci maki yang diarahkan kepada saya, terutama di daerah pemilihan (Dapil) saya maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg). Saya memang telah mewakafkan fanpage saya untuk membela Presiden Joko Widodo. Mengapa?


Bagi saya sederhana, dari dulu saya ingin masyarakat desa menikmati kue pembangunan, saya ingin semua wilayah terkoneksi dengan infrastruktur jalan sehingga bisa terpenuhi hak mereka. 


Dari dulu saya ingin pemerintah memenuhi hak dasar rakyat atas kesehatan dan pendidikan, sejak dulu saya berjuang agar rakyat Indonesia bebas menjalankan keyakinan dan kebudayaan mereka, sejak dulu saya bermimpi setiap warga negara berdaulat atas tanah dan adat mereka. 


Orde Baru masih berkuasa ketika saya dan beberapa anak muda negeri ini bermimpi dan menginginkan semua hal itu. Lalu beberapa dari kami ditembaki, dipukuli, sebagian diculik dan tak kembali. Salah satu pelakunya kini mencalonkan diri menjadi Presiden.


Lalu kini Tuhan mengutus seorang pemimpin yang terbukti bisa memenuhi sebagian--jika tidak bisa dikatakan sepenuhnya--mewujudkan mimpi-mimpi kami.


Bagi saya pilihan politik saya menjadi sangat sederhana, memilih mendukung orang yang menghalangi dan mencoba mengubur mimpi kami di masa lalu, atau memenangkan Jokowi yang sudah terbukti memiliki komitmen mewujudkan hal-hal baik untuk bangsa ini.


Saya tidak bisa ragu dalam pilihan. Saya jelas, tegas dan bulat berjuang memenangkan Jokowi sebagai Presiden RI 2019-2024. Meski sebagai bayarannya saya tidak mendapat dukungan di dapil Sulsel 1. 

 

Bagi saya menyatakan kebenaran demi kepentingan bangsa yang lebih luas diatas segalanya. Saya boleh kehilangan kesempatan mendapat kursi, tapi rakyat Indonesia tidak boleh kehilangan kesempatan untuk mendapat pemimpin dan pelayan terbaik mereka. Ejako Jokowi, Ewako Prof Andalan! #EjakoEwako


Penulis: Andi Saiful Haq, Sekretaris Jenderal Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PSI.
 

*) Isi opini ini adalah tanggung jawab penulis seperti tertera, tidak menjadi tanggung jawab redaksi KABAR.NEWS

 

loading...