Ombas Minta Aparat Tertibkan Rumah Kos yang Campur Laki dan Perempuan

Disampaikan saat Coffee Morning

Ombas Minta Aparat Tertibkan Rumah Kos yang Campur Laki dan Perempuan
Bupati Kabupaten Torut Yohanis Bassang atau Ombas memimpin Coffee Morning di Marante, Rabu (13/10/2021). (IST)






KABAR.NEWS, Rantepao - Bupati Kabupaten Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan, Yohanis Bassang atau Ombas meminta unsur Forkopimda untuk menindak atau menertibkan indekos atau rumah kos yang berdiri tanpa izin dan mencampurkan penghuni laki-laki dan perempuan.


Hal tersebut diungkapkan Ombas pada Coffee Morning di  Aula Satgas Covid-19 Torut, Marante, Rabu (13/10/2021). Ngopi pagi ini digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkab Torut bertema "Sinergitas Forkopimda Menuju New Normal".


Ombas meminta aparat TNI, Polri dan Satpol PP dapat berkolaborasi menertibkan rumah kos yang menyatukan pasangan muda - mudi yang belum menikah.


"Kita akan membuatkan surat edaran bahkan Perbup (peraturan bupati, red) tentang penertiban rumah Indekos atau kos/kost perempuan dan laki-laki," ujar Ombas.


Pada kesempatan ini, Ombas meminta bantuan TNI - Polri dalam mengatasi kemacetan lalu lintas yang sering terjadi di Kota Rantepao yang merupakan pusat perekonomian Torut.


"Masalah kemacetan yang sering kita saksikan di sekitar simpang jembatan Malangngo', simpang jalan Serang dan beberapa titik rawan macet lainnya. Oleh karena itu diharap kepada pihak kepolisian dan TNI untuk membantu pemerintah daerah mengatasi problem ini dengan turun membantu personil Satpol PP dan Dishub untuk menertibkan kemacetan di titik rawan kota Rantepao," harap Ombas.


Ombas juga meminta unsur Forkopimda untuk menjalin komunikasi dengan panitia penyelenggara Sidang Sinode AM XXV (SSA) Gereja Toraja (Getor) agar memperhatikan protokol kesehatan (prokes).


"Utamakan koordinasi dan kolaborasi baik dengan Satgas Covid-19, pihak Kepolisian, TNI dan Satpol PP agar pelaksanaan kegiatan SSA XXV dapat berlangsung dengan baik dan tertib," tambahnya.


Ombas meminta pembahasan pada coffee morning ini segera ditindak lanjuti. "Tak hanya sekadar rapat tetapi kita perlu action, follow up di lapangan serta mari kita memahami tupoksi masing-masing dan bekerja dengan jiwa yang besar," tandas Ombas di hadapan Forkopimda Torut.


Penulis: Febriani/B