Oknum Sekdes di Sinjai Klaim Pelapor Pelecehan Seksual Sakit Hati

Klaim punya hubungan keluarga

Oknum Sekdes di Sinjai Klaim Pelapor Pelecehan Seksual Sakit Hati
Ilustrasi pelecahan seksual. (DW/Picture-Alliance/DPA/P.Pleul)












KABAR.NEWS, Sinjai - Pria berinisial RS (30) Sekretaris Desa (Sekdes) di Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai membantah dirinya melakuka pencabulan atau pelecehan seksual terhadap warganya.


RS mengaku tidak melakukan tindakan seperti itu. Ia datang ke rumah pelapor SA (20) hanya membawakan Akta Kependudukan. "Tidak seperti itu dan tidak saya lakukan seperti yang dilaporkan di Polisi," kata dia, Selasa (9/11/2021).


RS mengklaim masih punya hubungan kekeluargaan, serta rumahnya dengan pelapor masih berdekatan.


"Saya di rumahnya hanya sekitar 2 menit, tidak lama dan mana mungkin ada kejadian seperti itu sesuai yang dilaporkan," terangnya.


Diakui RS bahwa dirinya pernah menjalin hubungan asmara dengan korban dan saat ini masing-masing sudah berkeluarga.


"Saya menduga ada unsur sakit hati sehingga melapor di polisi, namun saat ini tentunya kita berharap masalah ini bisa selesai karena kita masih ada hubungan keluarga," katanya.


Terpisah, Kepala Desa Terlapor bernama Rahman menyerahkan sepenuhnya kepada polisi untuk mengusut dugaan pelecehan seksual tersebut.


"Biarkan pihak kepolisian menangani kasus ini, nanti kita tunggu hasilnya," katanya saat dikonfirmasi sejumlah awak media. Ia juga mengaku, ketika dugaan tersebut benar, dirinya akan melakukan tindakan tegas. 


"Ketika itu benar terjadi, saya akan melakukan pemecatan," tegasnya.


Penulis: Syarif/B