Oknum Polisi Jeneponto Viral: Lempar KTP, Memaki Sopir di Depan Anak-anak

Tindakan arogansi ini kembali mencoreng citra institusi Polri

Oknum Polisi Jeneponto Viral: Lempar KTP, Memaki Sopir di Depan Anak-anak
Tangkapan layar tindakan arogan oknum polisi lalu lintas Polres Jeneponto, Sulsel, saat menindak pengendara yang diduga melanggar lalu lintas. (Instagram/undercover.id)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Citra institusi Polri kembali tercoreng akibat tindakan arogan oknum anggota polisi satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Jeneponto, Sulawesi Selatan. 


Tindakan arogansi tersebut terekam dalam video berdurasi 24 detik yang beredar luas di media sosial Instagram dan Facebook. 


Dilihat KABAR.NEWS, Minggu (22/8/2021), rekaman ini menunjukkan oknum polantas tersebut memaki sopir angkutan umum saat meminta surat-surat pengendara yang diduga melanggar lalu lintas.


Yang membuat netizen naik pitam, kelakuan oknum polantas tersebut disaksikan langsung anak sang sopir yang duduk di bagian depan mobil.


"Surat-surat mu mana? Kalau tidak ada STNK, saya tidak kasih jalan kau. Itu KTP dan SIM mana," ucap oknum polisi tersebut dengan nada suara meninggi. Kemudian sopir yang berbaju merah menyerahkan sebuah KTP. 


Usai menerima, oknum polisi itu kembali berbalik badan kepada pengemudi. Dia lalu melempar KTP sang sopir.  Sejumlah warganet kemudian membanjiri kolom komentar dari video itu. Tak sedikit, warganet menghujat oknum polisi itu. 


"Dehhh tdk brpendidikan.y itu polisi hadapi masyarakat kasarr dan borrona, ksiang.y itu supirr diam2 di marai," tulis Hafidatul Alvin di Facebook. "Boroonaa baru ji jadi lantas na begitu mi kelakuannya," timpal Zdul Fadly. 


"Merusak citra polisi. Kepala polisi, tolong dong didik kembali polisi seperti ini. Biar bisa betul-betul mengayomi masyarakat," balas warganet, Muskar Alimus. 


Sementara, Kasat Lantas Polres Jeneponto, AKP Saharuddin mengaku tindakan arogan bawahannya tersebut diklaim sudah lama terjadi. Sekitar tiga bulan lalu, namun rekaman video kembali diunggah. 


"Video sudah lama baru tayang, ada mobil pickup muat orang atau penumpang tidak memiliki SIM dan tidak ada STNK dan ditilang. Kejadianya sudah lama, sekitar tuga bulan lalu," ujar Saharuddin, kepada wartawan, Sabtu (21/2021) kemarin.


Penulis: Akbar Razak/B