Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, Ini Respon Ketua PDIP Sulsel

Ketua PDIP Sulsel terkejut Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah ditangkap KPK.

Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, Ini Respon Ketua PDIP Sulsel
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. (Foto: KABAR.NEWS/Darsil Yahya)












KABAR.NEWS, Makassar - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama lima orang lainnya. Penangkapan terhadap terhadap Nurdin Abdullah mendapat respon Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulsel sebagai partai pengusung di Pilgub Sulsel 2018. 

Ketua PDIP Sulsel, Ridwan Andi Wittiri mengatakan terkejut dengan kabar penangkapan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Pasalnya dirinya menilai sosok Nurdin Abdullah adalah orang baik, dekat dengan petani, saleh. 

"Kami tentu saja hormati proses hukum yang seharusnya berkeadilan. Namun, perlu kami luruskan bahwa terhadap Prof Nurdin itu bukanlah OTT," tuturnya melalui keterangan tertulisnya kepada KABAR.NEWS, Sabtu (27/2/2021). 

Anggota DPR RI ini menilai Nurdin bukan terjaring OTT, karena saat itu sedang tidak ada barang bukti dan bersangkutan sedang tidur. 

"Dalam pengertian ada kejadian pelanggaran hukum, dan ada dana yang secara langsung dikategorikan sebagai operasi tangkap tangan, karena memang tidak ada dana di rumah Prof Nurdin, mengingat beliau juga sedang dalam keadaan tidur, lalu dibangunkan oleh aparat hukum," tuturnya.

Ridwan Wittiri masih belum percaya jika Nurdin Abdullah menerima gratifikasi. Alasanya, kata dia, Nurdin menerapkan protokol ketat untuk menghindari praktik gratifikasi. 

"Dalam pengalaman saya, Prof Nurdin ini menerapkan protokol ketat guna menghindari gratifikasi. Bahkan sebelum menerima tamu, seluruh tamu dilarang membawa apapun kecuali buku catatan. Semua tas yang dibawa wajib ditaruh locker," kata dia. 

Meskipun demikian, Ridwan Wittiri menegaskan menghormati proses hukum yang berlaku di KPK. Ia berharap agar hukum benar-benar ditegakkan dengan sepenuhnya mengabdi pada keadilan, dan juga mrnjauhkan diri dari pertarungan politik tidak sehat. 

"Kami dukung sepenuhnya misi KPK dalam pemberantasan korupsi," ucapnya. 

Penulis: Darsil Yahya/B