Novel "Aku... Kamu", Kisah Asmara Perempuan Bugis di Tanah Rantau

Ditulis oleh perempuan muda berusia 23 tahun

Novel "Aku... Kamu", Kisah Asmara Perempuan Bugis di Tanah Rantau
Sampul buku Aku Kamu (Ketika Aku Jatuh Cinta Sebelum Halal) karya Andi Nur Mufidah Nayif. (Foto: Istimewa/HO)












KABAR.NEWS - Menulis sebuah kisah dan menerbitkannya menjadi buku mungkin menjadi kebanggaan tersendiri setiap penulis. Apalagi, jika kisah yang ditulis bertitik tolak dari peristiwa nyata. 


Begitulah yang dirasa oleh Mufidah Nayif atau Firda. Penulis muda asal Kota Sutera Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan itu, mengukir kisah asmaranya dengan suami dalam sebuah buku yang diberi judul “Aku…Kamu (Ketika Aku Jatuh Cinta Sebelum Halal).


Novel bergenre romansa setebal 199 halaman ini, mengisahkan perjalanan cinta gadis Bugis yang masih mengenyam bangku pendidikan di tanah rantau, dengan pria yang kelak menjadi pasangan hidupnya bernama Syahril.


Berbeda dibanding novel asmara lain, yang menarik dari buku ini adalah menggunakan latar tempat Sulawesi Selatan serta mengangkat nilai adat budaya Bugis - Makassar. Lantas, bagaimana kisah dari novel ini? 


Dimulai dari sosok penulis (Firda) yang jatuh cinta pada Syahril, salah satu dari tujuh sahabatnya saat masih duduk di bangku SMK. Namun, Firda harus memendam rasa tersebut demi meniti jalan agama.


Singkat cerita, perasaan Firda kembali bertaut dengan Syahril karena mereka dipertemukan di kampus dan kelas yang sama di Pulau Jawa. Dari sini, perasaan Firda si penulis justru menjadi "risih".


Tak sampai di situ, dalam novel ini, pembaca akan disuguhkan cerita tentang bagaimana pemahaman agama mengharuskan perasaan sama suka harus berakhir.


Sepintas Tentang Penulis


Ia adalah Andi Nur Mufidah Nayif, S.T, perempuan 23 tahun dan alumni Universitas Telkom, Bandung. Penulis sukses menyelesaikan studinya di jurusan S1 Teknik Telekomunikasi hanya dalam waktu 3,5 tahun. 


Penulis berhasil menyelesaikan studinya walau sudah berstatus sebagai ibu rumah tangga dengan 1 anak yang masih bayi pada saat itu.

Andi Nur Mufidah Nayif. (Foto: Istimewa/HO)


Mufidah merupakan alumni SDN 2 Maddukkelleng Sengkang, SMPN 1 Sengkang dan SMK Telkom Makassar. Dari sinilah awal pertemuan Mufidah dan suaminya yang menjadi cikal bakal terbitnya novel ini. 


Kini Mufidah sedang fokus menjalani profesinya sebagai seorang penulis dan tengah mengusung karya selanjutnya. Novel bergenre romansa ini dijual hanya dengan harga Rp69.000. 

Selain alur yang menarik, kisah yang diadaptasi dari kisah nyata yang dialami oleh penulisnya menjadi rahasia utama yang membuat novel ini habis terjual sebanyak 50 persen di masa open pre-order (open PO). 


Penjualan novel tersebut masih dilakukan secara daring di akun Instagram pribadinya, @mufidahnay. Walau begitu, sekarang Mufidah sedang mengusahakan agar novelnya dapat terpajang di etalase toko-toko buku se-Indonesia, terkhususnya di Sulawesi Selatan.