Skip to main content

Nomor Gate Tak Sesuai di Tiket, Penumpang Garuda Tujuan Jakarta - Makassar Gagal Berangkat 

aaaa

Penumpang pesawat Garuda Indonesia G658 tujuan Jakarta - Makassar gagal berangkat, Kamis (12/7/2018) malam. (IST)


KABAR.NEWS, Jakarta - Sejumlah penumpang pesawat maskapai penerbangan Garuda Indonesia tujuan Jakarta - Makassar di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Kamis (12/7/2018) malam, tertinggal pesawat.

Fathahuddin (38) adalah salah satu penumpang pesawat GA658 yang mengalami hal tersebut. Ia telah mengantongi tiket dengan jadwal penerbangan pukul 21.45 Wib.

 

1
Salah tiket pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan G658 tanpa nomor gate, Kamis, (12/7/2018). (IST) 

 

Namun Fathahuddin, tertinggal pesawat diduga disebabkan ketidaksesuaian nomor gate yang tertera di boarding pass atau tiket dengan nomor gate penerbangan yang terlihat di layar pengumuman bandara Soetta.

"Awalnya begini, di boarding pass kita pesawat GA658 gate 16, tapi yang muncul di layar pengumuman itu pesawat itu gate 13. Maka kita ke gate 13. Nah sampai di sana petugas ruang tunggu bilang pesawatnya sudah terbang maka kita kembali lagi ke gate 16," ujar Fathahuddin kepada KABAR.NEWS, via telepone, Jumat (13/7/2018).

Selain itu, Ia juga mengatakan beberapa penumpang yang gagal berangkat pada tiket yang dikantongi tidak tercantum di mana ruang tunggu dan atau gate pesawat Garuda Indonesia GA658 tersebut. Maka menurutnya penumpang yang tidak memiliki nomor gate di tiket, mengikuti petunjuk yang terlihat di layar pengumuman bandara.

 

2
Salah satu turis (baju merah) penumpang Garuda Indonesia tujuan Jakarta - Jayapura, di Terminal 3 Soekarno Hatta, Kamis (12/7/2018) malam. (IST)

 

"Pada saat kita menunggu juga tidak pernah sekalipun mendengar pengumuman bahwa pesawat penerbangan itu di gate 16 atau 13. Kan biasanya begitu," tuturnya.

Saat mempertanyakan kejadian yang dialami bersama 5 penumpang salah satunya turis asing tujuan pesawat Jakarta - Jayapura, Customer Service (CS) Garuda Indonesia di Terminal 3 Bandara Soetta hanya menjelaskan kepada Fathahuddin, bahwa pengumuman gate di layar adalah wewenang pihak Angkasa Pura.

"Yang mengumumkan itu harusnya angkasa pura, sementara yang kosong tiketnya tanpa nomor gate berpatokan di layar pengumuman," ujar Fathahuddin.

"Kita juga dituduh terlambat, dituduh ketiduran padahal tidak," kesalnya

Hingga pukul 00.12 Wib pihak maskapai plat merah itu tak memberi kompensasi kepada penumpang yang tertinggal. Penumpang yang gagal berangkat, menurut Fathahuddin dianjurkan oleh CS membeli tiket yang baru.

"Tadi kata CS dimasukkan ke dalam waiting list pesawat selanjutnya. Tapi CS bilang pesawat selanjutnya sudah full jadi kita masuk cadangan. Jadi diminta beli tiket tanpa kompensasi," tandas Fathahuddin.

Hingga berita ini dimuat KABAR.NEWS masih berupaya mengkonfirmasi hal tersebut di atas kepada pihak Garuda Indonesia.