Skip to main content

Natsir: Harusnya Golkar Sulsel "Take Off", Bukan Musda Ulang

Natsir: Harusnya Golkar Sulsel Take Off, Bukan Musda Ulang
Massa dari AMPG menggelar unjuk rasa di Kantor DPD I Partai Golkar Sulsel mendesak diulangnya musyawarah daerah. (IST/HO)

KABAR.NEWS, Makassar - Ribut-ribut internal Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) buntut penyusunan pengurus menuai keprihatinan dari kader muda.


Keprihatinan salah satunya datang dari Kader Muda Golkar Muhammad Natsir. Menurut Natsir, seharusnya Golkar Sulsel fokus untuk Pilkada serentak 2020 bukan mengajukan musyawarah daerah (Musda) ulang dan mengganti Taufan Pawe.


Baca juga: Kepemimpinan Taufan Pawe Dikritik, Musda Ulang Bergema

"Sekarang bukan lagi untuk mengajukan musda ulang, akan tetapi sekarang kita sebagai kader Golkar harus menyatu untuk mengembalikan marwah Partai Golkar," kata Natsir dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/8/2020).


Natsir berpendapat, desakan musda ulang Golkar Sulsel oleh sejumlah faksi dinilai tidak relevan. Sebab, Taufan Pawe terpilih secara musyawarah mufakat pada Musda X di Jakarta.


Olehnya itu, dia mengajak kader partai untuk melakukan konsolidasi dengan memberikan kesempatan kepada nahkoda baru memimpin beringin rimbun di Sulsel.


"Berpolemik di masa konsolidasi akan merugikan partai, beban berat partai terporsir secara tidak ideal, dimana seharusnya saat ini Golkar Sulsel harus bisa take off dengan baik," kata Juru Bicara Nurdin Halid pada Pilgub Sulsel 2018 ini.


Baca juga: Fraksi Golkar Sulsel Solid ke Taufan Pawe

Sebagai kader Golkar, Natsir juga mengajak semua pihak yang nantinya tidak terakomodir dalam kepengurusan Taufan Pawe sebagai Ketua Golkar Sulsel untuk bersabar dan mengambil perannya masing-masing.


"Jika belum saatnya berada di kepengurusan berarti partai menuntut peran lain dari kader tersebut, tiap masa ada orangnya dan tiap orang ada masanya, saatnya sadar pada orang dan masa yang mana," tandas Natsir.

 

Flower

 

loading...