Skip to main content

Napi Rutan Makassar Memar-memar Dianiaya Sejumlah Petugas

Korban
Kondisi Napi Narkoba bernama Askar  yang diduga dianiaya petugas rutan.(ist)

 KABAR.NEWS, MAKASSAR - Seorang narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Klas 1 Makassar diduga menjadi korban penganiayaan oleh sejumlah oknum petugas. Narapidana yang terjerat kasus narkoba ini bernama Askar. Ia dianiaya karena diduga kedapatan bermain ponsel di dalam sel tahanan.


Kakak korban, Aswar mengatakan, dari informasi yang ia dapat, adiknya itu dianiaya oleh empat orang petugas Rutan Klas 1 Makassar."Kronologis kejadian singkatnya, difitnah mencuri kartu seluler, dan didapat menelpon oleh salah satu oknum pegawai lapas, dan langsung dianiaya oleh oknum empat orang pegawai lapas, sangat memprihatinkan seorang napi diperlakukan kayak binatang," tandasnya kepada KABAR.NEWS, via seluler, kemarin.


Menurut Aswar, informasi terkait penganiayaan terhadap adiknya tersebut didapatnya dari salah satu narapidana lainnya. Bahkan, Aswar juga mendapatkan kiriman video kondisi sang adik."Iya dia itu terlibat kasus narkoba, dua hari yang lalu kejadiannya pak, saya dapat info dari salah satu rekan napi di dalam (Rutan)," ungkapnya.


Dalam video yang berdurasi 13 detik itu, terlihat kondisi Askar mempriharikankan. Hampir seluruh tubuhnya penuh dengan luka memar. Tubuh bagian belakangnya nampak merah-merah diduga akibat dipukul menggunakan benda tumpul.


"Berbicara masalah melanggar, adik saya memang melanggar, tapi tidak harus dianiaya seperti binatang. Setau saya, apabila ada seorang napi melanggar maka hukumannya dimasukkan ke dalam sel merah, bukan dianiaya," beber Aswar.


Terpisah, Kepala Rutan Klas 1 Makassar, Sulistyadi mengaku baru mengetahui peristiwa tersebut. Kini pihaknya sudah membentuk tim khusus untuk mendalami dugaan penganiayaan tersebut."Terima kasih infonya. Saya akan cek dahulu. Hari ini telah kami bentuk tim untuk pendalaman info tersebut dan tim sedang melakukan pendalaman," kata dia.


Penulis: Reza Rivaldy/A

 

Flower

 

loading...