Myanmar Rusuh, Kemenlu: 50 WNI Pulang ke Indonesia

WNI tersebut pulang dengan menggunakan dua maskapai yakni Singapore dan Myanmar Airlines.

Myanmar Rusuh, Kemenlu: 50 WNI Pulang ke Indonesia
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Judha Nugraha. (Foto: Kemenlu)






KABAR.NEWS - Kedutaan Besar Indonesia untuk Myanmar di Yangon melaporkan sudah 96 orang Warga Negara Indonesia (WNI) mengurus kepulangan ke Indonesia. Dari jumlah tersebut 50 orang sudah pulang ke Indonesia.  

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Judha Nugraha mengaku 50 WNI yang sudah pulang menggunakan relief flight seperti Singapore Airlines dan Myanmar Airlines. Judha mengatakan bagi WNI tidak memiliki keperluan penting di Myanmar diimbau untuk pulang ke Indonesia. 

"Saat ini ada 50 WNI telah pulang ke Indonesia dengan menggunakan relief flight seperti Singapore dan Myanmar Airlines," ujarnya melalui keterangan tertulis Kemenlu, Kamis (25/3/2021). 

Judha mengungkapkan WNI masih bertahan di Myanmar dalam kondisi aman. Mereka, kata Judha, tinggal di Martial Law dan tidak mendapatkan serangan baik dari demonstran maupun aparat. 

"Mereka relatif aman. Tidak ada serangan ditujukan ke tempat tinggal mereka dilakukan pendemo," kata dia. 

Data Kemenlu, ada 362 WNI tinggal di Myanmar. Mayoritas merupakan pekerja profesional. Sebanyak 20 WNI di antaranya telah berada di tempat perlindungan sementara di Sekolah Indonesia Yangon.