Muktamar NU akan Diikuti 1.959 Orang Peserta Resmi 

*Panitia siapkan tempat isolasi

Muktamar NU akan Diikuti 1.959 Orang Peserta Resmi 
Bendera Nahdlatul Ulama. (Ilustrasi/NU Online)






KABAR.NEWS, Bandarlampung - Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama atau NU di Bandarlampung akan diikuti sebanyak 1.959 orang peserta resmi atau muktamirin yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.


Ketua Panitia Daerah Muktamar ke-34 NU Prof. Moh. Mukri mengatakan para muktamirin ini terdiri dari 34 Pengurus Wilayah NU yang jumlahnya 102 orang. Kemudian 521 Pengurus Cabang NU yang berjumlah 1.563 orang. 


Berikutnya 31 PCINU 93 orang, serta 14 badan otonom 42 orang. Muktamar dijadwalkan digelar pada 23 sampai 25 Desember 2021.

"Dan 18 lembaga (54 orang) di tingkat pusat, serta ditambah utusan PBNU dari unsur syuriah (32 orang), mustasyar (15 orang), a’wan (20 orang), dan tanfiziah (38 orang)" kata Moh. Mukri di Bandarlampung, Selasa (21/12/2021) dikutip dari Antara.


Dia mengungkapkan bahwa puncak kedatangan para muktamirin dan tokoh-tokoh besar NU lainnya ke Lampung, tepatnya pada H-1 pembukaan kegiatan muktamar.


"Sekarang ini atau tepatnya H-1 pembukaan kegiatan muktamar merupakan puncak kedatangan para muktamirin, ada yang melalui moda transportasi darat ataupun udara," katanya lagi.


Ia menegaskan, pihaknya selaku panitia daerah akan selalu siap mendukung segala bentuk kebijakan telah ditetapkan oleh panitia nasional, dan berharap serta berdoa penyelenggaraan muktamar tahun ini berjalan dengan baik dan lancar, sehingga mewujudkan kebarokahan bagi masyarakat.


"Guna kesuksesan pelaksanaan muktamar, kami pun telah mematangkan skenario penanganan Covid-19, apabila terdapat para peserta terkonfirmasi positif," katanya.


Mukri mengatakan bahwa panitia juga telah menyiapkan rumah sakit rujukan, untuk melakukan atau melayani isolasi mandiri.


"NU telah berkomitmen untuk memberikan perhatian besar terhadap penyelenggaraan muktamar di era pandemi Covid-19, kami juga sudah siapkan di tiap titik pelaksanaan sudah kami sediakan posko kesehatan," kata dia lagi.