Skip to main content

Muda Sebut Appi - Cicu Hanya Butuh Rekomendasi PKS

appi-cicu
Sekretaris DPD PKS, Mudzakir Ali Djamil. (DOK/KABAR.NEWS)

KABAR.NEWS, Makassar - Sekretaris Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Makassar, Mudzakkir Ali Djami (Muda) mengklaim, pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) tak butuh kader partai yang akan bekerja untuk memenangkannya di Pilwakot Makassar. 

Legislator Makassar ini mengatakan, duet Appi-Cicu sejauh ini setelah mendapatkan tiket rekomendasi PKS belum membangun komunikasi politik dengan struktur PKS. Sehingga muda mengaku, jika Appi-Cicu hanya membutuhkan tiket rekomendasi partai dan mengabaikan kader PKS. 

“Hingga hari ini pasangan Appi-Cicu belum mengajak komunikasi kami struktur PKS Makassar. Jaringan kader dan struktur dikecamatan serta kelurahan memang belum kita gerakkan,"

"Kader dan struktur kan nunggu arahan dari DPD Makassar. Asumsi saya mungkin Appi-Cicu tidak butuh kader PKS ji, butuhnya cuma SK DPP saja," kata Muda melalui pernyataan tertulisnya, Rabu (14/2/2018). 

Terlebih, duet Appi-Cicu tak merekeng struktur PKS Makassar dengan tidak mengundangnya pada saat pencabutan nomor urut yang dilaksanakan oleh KPU di Hotel Grand Clarion Makassar pada Selasa (13/2/2018) kemarin. 

"Saat pencabutan nomor urut saja kami tidak diundang. Kalau ada yang sudah jalan, itu orang perorang saja, tidak mewakili struktur," timpal Muda. 

Menurut Muda, sebagai kader partai dirinya tentu akan mengikuti instruksi partai di tingkat Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) PKS. Apalagi menurut dia, duet Appi-Cicu masih ada komunikasi yang pernah dibicarakan namun belum dituntaskan. 

“Selain karena pasangan Appi-Cicu yang belum ajak komunikasi, kami di DPD Makassar juga masih menunggu bagaimana arahan DPTW PKS Sulsel terkait Pilkada Makassar ini. Karena memang ada pembicaraan yang belum dituntaskan Appi-Cicu kepada DPW Sulsel. Nah ini juga yang kami tunggu hasilnya. Karena itulah kenapa DPTW sampai hari ini juga belum berikan arahan kepada kami di Makassar," bebernya 

Seperti diketahui, PKS Kota Makassar sempat menuai polemik internal pasca rekomendasi diserahkan ke Appi-Cicu, lantaran sejak awal PKS sudah masuk dibarisan pasangan Moh. Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi).

  • Ruslan