Minta Pembangunan Kios, Pedagang Pasar Karisa: Sudah dua Tahun Kami Menderita

*Pemkab Jeneponto tak punya anggaran membangun kembali Pasar Karisa

Minta Pembangunan Kios, Pedagang Pasar Karisa: Sudah dua Tahun Kami Menderita
Pedagang Pasar Karisa membentang spanduk sindiran terhadap pemerintah kabupaten (Pemkab) Jeneponto, Sulawesi Selatan. (Facebook).






KABAR.NEWS, Jeneponto - Pedagang Pasar Karisa membentangkan spanduk bernada sindiran kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto, Sulawesi Selatan, yang sampai saat ini belum membangun kios pegadang pasca terbakar pada September 2020.


Salah satu spanduk yang dibentengkan pedagang Pasar Karisa "Sudah dua tahun kami menderita bangunmi pasarku kodong di tempat semula".


Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Jeneponto Manrancai menilai spanduk yang dipasang merupakan bentuk harapan pedagang Pasar Karisa kepada pemerintah.


Pemkab Jeneponto belum dapat membangun kembali Pasar Karisa sebab tidak dianggarkan dalam APBD tahun 2022. Pihaknya berencana memohon bantuan dana ke pemerintah pusat.


"Karena untuk pembangunan pasar Karisa Sendiri, Insya Allah kita akan bermohon ke pusat melalui kementerian PUPR Jeneponto. Jadi sampai sekarang belum ada anggarannya di tahun 2022," kata Manrancai saat ditemui di kantornya, Jumat (20/5/2022).


Pasar Karisa Jeneponto ludes terbakar pada Kamis, 24 September 2020 malam. Amuk si jago merah menghanguskan kebakaran 643 kios permanen, lapak luar 33 dan lapak dalam 269.


Menurut Manrancai, APBD Jeneponto diklaim tak mampu membiayai. Sebab, pembangunan kembali Pasar Karisa ditaksir membutuhkan duit sebesar Rp50 miliar.


"Dana APBD tidak mampu untuk membiayai. Karena dari rencana kita ajukan proposal untuk pembangunan pasar karisa itu anggarannya Rp50 miliar," terangnya.


Dengan itu, ia meminta kepada pedagang untuk senantiasa bersabar sambil menunggu hasil lobi-lobi Pemkab Jeneponto kepada pemerintah pusat.


"Harapan kami kepada pedagang yaitu untuk bersabar dan mendoakan pemerintah bisa secepatnya untuk dapat bantuan dari pusat, Insya Allah," pungkasnya.

Penulis: Akbar Razak/B