Skip to main content

Microsoft Pecat Puluhan Wartawan Diganti Kecerdasan Buatan

Microsoft Pecat Puluhan Wartawan Diganti Kecerdasan Buatan
Ilustrasi Microsoft. (Unsplash/Franck V)

KABAR.NEWS - Perusahaan perangkat lunak Microsoft, memberhentikan puluhan jurnalis atau wartawan dan kru  editorial yang bekerja pada Microsoft News dan organisasi MSN-nya.


Pemutusan hubungan kerja (PHK) tersebut bukan karena krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19, melainkan bagian dari ambisi Microsoft untuk mengandalkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam mengambil alih peran jurnalis.


Baca juga: YouTube Hapus Komentar yang Kritisi Pemerintah Komunis Cina


Perusahaan yang didirikan Bill Gates ini bakal "mempekerjakan" kecerdasan buatan untuk menyajikan konten berita di MSN.com, Microsoft's Edge dan di berbagai aplikasi Microsoft News.


Para pekerja paling terdampak dari kebijakan ini adalah yang bekerja pada bagian Microsoft SANE (pencarian, iklan, berita, edge) dan dikontrak sebagai editor mengganti manusia untuk membantu memilih cerita.


"Seperti semua perusahaan, kami mengevaluasi bisnis kami secara berkala, ”kata juru bicara Microsoft dalam sebuah pernyataan seperti dilansir The Verge, Senin (1/6/2020).


“Ini dapat menghasilkan peningkatan investasi di beberapa tempat dan... Keputusan ini bukan hasil dari pandemi saat ini."


Sementara Microsoft mengatakan PHK tidak terkait langsung dengan pandemi coronavirus yang sedang berlangsung, bisnis media di seluruh dunia telah terpukul oleh pendapatan iklan yang merosot di TV, surat kabar, online, dan banyak lagi.


Baca juga: Dibanding Dokter, Kecerdasan Buatan Lebih Akurat Diagnosa Kanker Payudara


Business Insider pertama kali melaporkan kebijakan PHK ini pada hari Jumat, dan menyebut ada sekitar 50 jurnalis AS yang dipecat dari Microsoft.


Microsoft telah berkecimpung dalam bisnis berita selama lebih dari 25 tahun, setelah meluncurkan MSN sejak 1995. Pada peluncuran Microsoft News hampir dua tahun lalu, Microsoft mengungkapkan bahwa ia memiliki “lebih dari 800 editor yang bekerja dari 50 lokasi di seluruh dunia . "


Microsoft secara bertahap juga telah mendorong penerbit dan jurnalis untuk memanfaatkan kecerdasan buatan. Dengan AI, teknologi ini akan memindai konten dan kemudian memproses serta memfilternya dan bahkan menyarankan foto untuk dipasangkan dengan editor manusia.

 

Flower

 

loading...