Skip to main content

Menyerahkan Diri, Kejari Parepare Resmi Jebloskan Amran Ambar ke Lapas Makassar

Lapas Makassar
Terpidana saat dieksekusi ke Lapas Klas I Makassar.

 

KABAR.NEWS, Makassar - Terpidana perkara korupsi program bantuan sosial pengembangan sarana pemasaran dan jaringan usaha melalui Koperasi tahun anggaran 2013, akhirnya menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Parepare, Rabu (27/2/2019).


Dia adalah Drs Amran Ambar, selaku Kepala Dinas (Kadis) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dan juga sebagai Pelaksana tugas (Plt) Dinas Keuangan Kota Parepare. Amran menyerahkan diri ke Kejari Parepare dengan ditemani langsung oleh Sekretaris Kota dan Kabag Hukum Kota Parepare.


Baca Juga:


Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulsel, Salahuddin membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa tersangka dengan kooperatif menyerahkan diri sehingga langsung di eksekusi oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Parepare. 


"Ini merupakan wujud sinergitas dan  komitmen dalam penegakan hukum yaitu diperlihatkan oleh Pemkot Pare-Pare dengan menyerahkan aparaturnya ke penegak hukum sebagai implememtasi ASN yang taat hukum," ucap Salahuddin, sesaat lalu.


Lanjut Salahuddin, pelaksanaan eksekusi ini berdasarkan surat perintah (sprint) Kajari No. 119/R 411/Fu.1/01/2019, tanggal 30 Januari 2019, dengan putusan MA No. 1671.K/pid.sus/2018 tanggal 19 Nov 2018, yakni pidana penjara selama 1 tahun dan enam bulan serta denda sebesar Rp50 juta subsider satu bulan.


"Terpidana diekskusi atau di tahan di Lapas Klas 1 Makassar. Dan perjalanan ke Makassar, petugas mempergunakan mobil tahanan Kejari Parepare," pungkasnya.


Perlu diketahui, atas perbuatan terpidana dalam kasus korupsi program bantuan sosial pengembangan sarana pemasaran dan jaringan usaha melalui Koperasi tahun anggaran 2013 ini, telah merugikan negara sebesar Rp475 juta.

 

  • Lodi Aprianto

 

loading...