Menkeu Beberkan 6 Syarat Indonesia Jadi Negara Maju pada 2045

Sesuai visi Indonesia Maju 2045

Menkeu Beberkan 6 Syarat Indonesia Jadi Negara Maju pada 2045
Menteri Keuangan Sri Mulyani pada rapat di DPR RI. (Foto: Biro Humas Kemenkeu)






KABAR.NEWS, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati membeberkan 6 syarat agar Indonesia dapat menjadi negara maju pada 100 tahun kemerdekaan, atau tahun 2045.


Menurut Sri, pada 2045 nanti, demokrasi Indonesia diproyeksi mencapai 319 juta penduduk, dengan syarat pemerintah bisa menjaga policy atau kebijakan dengan baik.


"Dan implementasi kebijakan yang baik dan juga inovatif, maka kita akan menjadi negara dengan ekonomi lima terbesar di dunia,” ungkap Sri Mulyani saat webinar nasional daring bertajuk Akselerasi Indonesia Maju melalui Penanaman Modal dan Insentif Fiskal, dikuti dari Antara, Kamis (1/4/2021).


Saat itu, lanjut Menkeu, penduduk usia produktif sebanyak 47 persen dan 73 persen penduduk Indonesia akan tinggal di daerah perkotaan serta sebanyak 70 persen merupakan kelompok kelas menengah.


"Income per kapita kita mencapai 23.199 dolar AS yang berarti kita masuk dalam middle upper class dan tentu kita berharap struktur perekonomian kita akan didukung oleh struktur perekonomian yang memiliki daya kompetensi dan memiliki nilai tambah tinggi," papar Sri.


Sri Mulyani juga menyampaikan bahwa kue perekonomian tanah air akan bergeser, di mana mayoritas produksi berasal dari sektor jasa yang memiliki daya saing tinggi dan tidak lagi sektor jasa informal yang memiliki daya tambah rendah.


“Ini bukan hanya sebuah visi cita-cita, tapi sekaligus merupakan suatu bagi kita untuk mencapai tidak hanya impian tapi cita-cita yang harus disiapkan,” ujarnya.


Menkeu lantas menyebut enam syarat untuk mencapai cita-cita Indonesia maju dan ekonomi terbesar kelima di dunia pada tahun 2045.


Pertama, membangun infrastruktur yang layak menjadi penyokong mobilitas dan mendorong pembangunan. Kedua, penguatan SDM melalui riset, program kesehatan, dan perlindungan sosial.


“Bagaimana kita harus terus mampu, tidak hanya mengadopsi namun juga inverter dari teknologi. Bagaimana sektor publik seperti birokrasi harus terus diperbaiki kualitasnya,” jelas Sri Mulyani.

Kemudian prasyarat kelima adalah pengelolaan tata ruang yang baik dan didukung oleh sistem yang integratif. Serta prasyarat terakhir adalah sumber daya ekonomi dan keuangan dengan APBN sehat.