Skip to main content

Mengenal Teknik Pengereman untuk Keselamatan Berkendara

Toyota New Yaris

Mengenal Teknik Pengereman untuk Keselamatan Berkendara. (IST)

KABAR.NEWS, Makassar - Dalam berkendara, peran rem sangat vital untuk keselamatan pengemudi dan penumpang. Ada beberapa teknik pengereman yang bisa diaplikasikan selama berkendara.

Dalam proses pengereman ada beberapa cara yang harus diperhatikan agar rem bekerja dengan optimal, terutama bagi kendaraan yang belum dilengkapi dengan fitur ABS (anti-lock braking system).

Ada dua cara yang bisa digunakan dalam mengerem yakni pulse dan threshold. Keduanya mempunyai teknik yang berbeda.

“Saat ini hampir seluruh produk Toyota telah dilengkapi dengan fitur ABS (anti-lock braking system). Tidak hanya produk – produk di segmen high, tapi juga di produk - produk seperti Toyota New Yaris, Calya dan Agya,” Ujar, Aswan Amiruddin, Marketing Manager Kalla Toyota.

Sebelum membahas dua teknik pengereman tersebut perlu diperhatikan dalam pengereman, kunci utamanya adalah grip ban ke aspal atau permukaan jalan. 
Secanggih apapun spesifikasi rem mobil tersebut, jika ban tidak mendapat grip maka pengereman tidak berjalan dengan baik. 

Berikut dua teknik pengereman yang bisa diterapkan:

Teknik Pulse

Mengerem dengan cara ini meniru cara kerja ABS (anti-lock braking system). Caranya ialah dengan menginjak pedal rem secara kuat tetapi dengan metode injak-lepas secara berulang kali secara cepat, atau bisa digambarkan seperti memompa ban sepeda dengan menggunakan pompa kaki.

Tujuannya agar roda tidak mengunci dan kekuatan pengereman lebih optimal. Teknik ini sangat bermanfaat untuk mobil yang belum menggunakan teknologi ABS. 

Teknik Threshold

Untuk cara yang ini biasa disebut sebagai injakan mengambang. Caranya ialah dengan menginjak pedal rem secara kuat hingga mendekati batas penguncian lalu diangkat secara perlahan hingga seperti injakan yang mengambang. 

Namun teknik ini perlu perhatian lebih karena kaki tidak diangkat secepat mungkin seperti teknik pulse, melainkan secara perlahan. 

Salah satu cara mengetahui batas rem sudah tercapai adalah adanya suara berdecit pelan dari ban. Disitulah momen kaki melepas injakan pada pedal rem dengan perlahan.

Teknik pengereman ini sebenarnya memerlukan waktu dan latihan agar kaki lebih terbiasa untuk melepas pedal lebih halus serta juga menghindari kaki menginjak pedal rem melewati batas penguncian roda membuat mobil tidak stabil.

Perlu diketahui teknik pengereman threshold bisa berbeda hasil jarak pengeremannya, tergantung dari permukaan dan kecepatan. Ketika mengerem di jalanan kering hasilnya akan berbeda dengan jalanan basah. Begitu pula saat mengerem dengan kecepatan 100 km/jam tentu berbeda dengan 40 km/jam.

Untuk mengetahui informasi lebih lengkap dan update mengenai event Kalla Toyota lainnya, pelanggan dapat berkunjung ke website Kalla Toyota www.kallatoyota.co.id atau sosial media Kalla Toyota di Instagram @KallaToyotaID, Twitter @KallaToyotaID dan Facebook KallaToyota.