Skip to main content

Mayat Membusuk di Makassar Dievakuasi Pakai Baju Hazmat

Tinggal Sendiri, Duvri Ditemukan Membusuk di Kost Karampuang
Tim Dokpol Biddokkes Polda Sulsel gunakan APD dan melakukan evakuasi jenazah di kamar kos di Jalan Baitur Rahman, Makassar, Minggu (31/5/2020). (IST)

KABAR.NEWS, Makassar - Seorang pria parubaya ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di kamar kost Jalan Baitur Rahman, Kelurahan Karampuang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Minggu (31/5/2020).


Saat mayat tersebut dievakuasi, tim medis yang berasal dari Dokpol Biddokes Polda Sulsel turun mengenakan alat pelindung diri atau hazmat suit bagai mengevakuasi pasien Covid-19.

 

Kasi Humas Polsek Panakkukang, Bripka Ahmad Halim menyebut jasad pria itu diketahui bernama Moch. Duvri (58). Mayat ini ditemukan berawal berawal saat sejumlah tetangga korban mencium aroma kurang sedap, berasal dari dalam kamar kost Duvri.


"Setelah dicek, di dalam kamar ternyata korban sudah meninggal. Diduga korban meninggal sejak tiga hari lalu," kata Ahmad Halim kepada KABAR.NEWS via telpon, Senin (1/6/2020).


Diketahui Duvri hanya tinggal seorang diri di indekosnya, pasalnya korban sudah lama bercerai dengan istrinya dan meninggalkan dua orang anak. Polisi juga menemukan sejumlah obat di dalam kamar korban.


"Di dalam kamar korban ditemukan Handphone, korek gas, pipet, botol, dan obat stop cold. Dari keteranga keluarga korban ini mempunyai keluarga, Istri dan dua orang anak namun sudah lama bercerai," ungkapnya.


Terpisah, Kanit Reserse Kriminal Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman, menerangkan bahwa dari hasil pemeriksaan terhadap jasad korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Duvri diduga merengang nyawa karena riwayat penyakit yang dideritanya.


"Penyebab kematian masih dalam penyelidikan. Tapi dugaan sementara meninggal wajar dan tidak ada unsur kekerasan. Ada riwayat penyakit, info keluarganya," katanya.


Kini kamar indekost Duvri pun sudah dipasangi garis polisi dan jasadnya sudah berada di RS Bhayangkara Kota Makassar untuk pemeriksaan.


Penulis: Reza Rivaldy/B

 

Flower

 

loading...