Marah-marah Cari Kunci Motor, Warga Jeneponto Tewas Ditikam

*Di Bangkala

Marah-marah Cari Kunci Motor, Warga Jeneponto Tewas Ditikam
Ilustrasi penganiayaan. (KABAR.NEWS/Arya Wicaksana)












KABAR.NEWS, Jeneponto - Seorang pria bernama Asbi (32) tewas ditikam oleh pelaku berinisial BA (55). Penikaman tersebut terjadi di Dusun Bungung Labbua, Desa Punagayya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.


Kapolsek Bangkala Iptu Asrullah mengatakan insiden berdarah ini terjadi pada Rabu (5/1/2022), sekira pukul 22.00 Wita malam.


Asrullah menceritakan pada waktu itu, Asbi pulang ke rumahnya dalam kondisi mabuk. Setiba di rumahnya, Asbi mencari kunci motor. Namun, kunci yang dicarinya tersebut tidak ketemu dan membuat Asbi naik pitam.


"Mencari kunci kontak sepeda motor yang hilang dan marah-marah," ujar Iptu Asrullah dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/1/2022).


Dalam kondisi marah-marah, pelaku pun menegur Asbi. Namun, teguran itu tidak diterima oleh Asbi dan mencabut badiknya. "Pada saat itu korban di tegur oleh pelaku namun korban tidak terima kemudian korban mencabut senjata tajam badik," jelasnya.


Hanya saja, saat Asbi menarik badiknya perempuan yang berada di tempat bernama Jumaria sempat menghalangi pertikaian itu. "Pada saat itu dihalangi Jumaria dengan menutup pintu rumah dari dalam," katanya.


Asrullah melanjutkan, saat Jumaria menutup pintu, Asbi yang dibawah emosi mendobrak pintu tersebut dan akhirnya berhasil masuk.


"Namun korban mendobrak pintu dan akhirnya masuk ke rumah mencari pelaku dalam kamar," ungkapnya.


Setelah berhasil masuk, Asbi yang memegang badik langsung mencari pelaku yang tengah bersembuyi. Namun persembunyian pelaku diketahui oleh Asbi. Asbi kemudian melayangkan badiknya ke arah pelaku.


"Pada saat itulah korban yang memegang senjata tajam badik pada tangan kanan menikam pelaku mengenai lengan kiri, dan mengenai tangan kiri samping kelingking," kata dia.


Meski dalam keadaan berdarah, pelaku langsung merampas badik milik Asbi dan menikam balik. Asbi tewas ditikam dengan kondisi usus terburai.


"Selanjutnya pelaku merampas senjata tajam korban kemudian pelaku menikam korban mengenai perut bagian kanan dan mengakibatkan korban tewas," terangnya.


"Setelah kejadian korban diantar oleh keluarganya ke Puskesmas Buludoang dan setelah sampai di puskesmas korban meninggal dunia," pungkasya.


Penulis: Akbar Razak/B