Mantan Dirut PDAM Torut Dijebloskan ke Penjara

Tersangka dugaan korupsi dana hibah air minum perkotaan

Mantan Dirut PDAM Torut Dijebloskan ke Penjara
Kejari Tator saat membawa tersangka di rumah tahanan Polres Tator, Makale, Kamis (14/10/2021). (Foto: Istimewa)






KABAR.NEWS, Makale - Mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan, Markus Leppang resmi dijebloskan ke penjara sebagai tersangka dugaan korupsi dana hibah air minum perkotaan PDAM Torut.


Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tana Toraja (Tator) Erianto L. Paundanan mengatakan, Markus ditahan di sel Polres Tator setelah dilakukan pemeriksaan pada Kamis kemarin.


"Setelah dilakukan pemeriksaan Kamis kemarin, kemudian hasilnya memenuhi unsur pidana. Tersangka ditahan untuk 20 hari ke depan," papar Erianto pada konferensi pers di Kantor Kejari Tator, Makale, Jumat (15/10/2021).


Erianto menjelaskan, Markus ditahan berdasarkan pengajuan dari tim penyidik Kejari Tator dengan alasan agar tersangka tidak melarikan diri dan dikhawatirkan menghilangkan barang bukti.


Erianto menambahkan, tersangka disangka melanggar pasal 2 ayat 1 juncto pasal 8 ayat 1 UU No 31 tahun 99 tentang tindak pidana korupsi.

Kajari Tator saat memberikan keterangan didampingi kasi Intel Kejari Tator dan Kasi Pidsus Kejari Tator di kantor Kejari Tator, Makale, Jumat (15/10/2021). (KABAR.NEWS/Febriani)


Diketahui, Markus ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dana hibah air minum perkotaan sejak 29 Juli 2021. Dari hasil audit penghitungan kerugian negara, Inspektorat Torut menemukan kerugian negara sebesar Rp1.790.820.700.


Markus diduga menyelewengkan dana hibah air minum perkotaan tahun anggaran 2017, 2019 dan 2020 yang merupakan bantuan pemerintah pusat.  Hibah tersebut juga terdapat penyertaan modal dari Pemkab Torut.


Secara teknis, pelaksanaan program dana hibah ini terlebih dahulu mengunakan uang Pemkab Torut, setelah kegiatan selesai anggaran diganti oleh pemerintah pusat.


Terkait kasus korupsi ini, Tim Khusus Pemberantasan Korupsi Kejari Makale juga telah melakukan penggeledahan di Kantor PDAM Torut pada Selasa (21/8/2021) lalu.


Penggeledahan dilakukan untuk mencari dokumen penyidikan terkait dugaan kasus korupsi ini. Tim khusus melakukan penggeledahan di ruangan Markus Leppang, juga menyasar ruangan bendahara PDAM Torut.


Penulis: Febriani/A